Yamaha 2022-09

Kang Nana Ikut Santuni Anak Yatim di Bopek Desa Jatitujuh

Kang Nana Ikut Santuni Anak Yatim di Bopek  Desa Jatitujuh

Ir H Nana Ichan alias Kang Nana mengadakan silaturahmi dan sosialisasi ke warga Kabupaten Majalengka di Kecamatan Jatitujuh, Selasa (9/8).--

Radarmajalengka.id, JATITUJUH- Kandidat  Bupati  Majalengka dari jalur  Independent atau perseorangan, Ir H Nana Ichan alias Kang Nana mengadakan silaturahmi dan  sosialisasi  ke warga  Kabupaten Majalengka  di  Kecamatan Jatitujuh, Selasa (9/8).

Kang Nana melngawali silaturahmi dengan warga  Desa Pangkalan Pari Kecamatan Jatitujuh dengan melaksanakan salat magrib berjamaah di Pendopo Gagarajy  komplek  perkebunan dan eks  sirkuit Gagarajy Desa Pangkalanpari.

Usai  melaksanakan kewajiban  rukun islam kedua Kang Nana berdialog dengan puluhan warga yang memenuhi  pendopo Gagarajy  hingga   waktu shalat Isa  dan sholat berjamaah beserta Koordinator Berkah Center Wilayah Utara, Ir H iwan Bambang Siswanto  dan Ketua Aliansi Indonesia (AI) Kabupaten Majalengka, Kuwu Haris Hermawan. Hadir pada kesempatan itu,  istri mantan Kades Pangkalanpari, almarhum Abdul Hadianto, Wiwin.

Seorang warga Desa Pangkalanpari, Casdana (55)  mengeluhkan  soal kelangkaan pupuk  ke Kang Nana  saat ini. Menurut pria yang mengaku berprofesi sebagai penyabit rumput dan   sebagai peternak domba ini “Kami meminta Kang Nana untuk  bisa mengatasi  keangkaan pupuk ini,”  ujar Casdana .

BACA JUGA:Dela, Balita dari Desa Burujul Kulon yang Selamat dari Kecelakaan Mobil Masuk Jurang di Ciamis

Ia juga meminta  ada jembatan penghubung untuk  bisa lebih mudah dan cepat  menuju Desa Ampel Kcamatan Ligung, karena selama ini  warga Desa Pangkalanpari yang ingin ke Desa Ampel Ligung harus memutar melewati Bendungan Rentang dengan jarak tempuh  yang sangat jauh.

“Kami sangat membutuhkan  jembatan sepanjang 150 meter  diatas Sungai Cimanuk untuk menghubungkan Desa Pangkalanpari Jatitujuh dengan Desa Ampel Ligung,” harap Warga dihadapan Kang Nana.

Sementara itu,Yayat (60) , perwakilan warga setempat  menyatakan    bahwa warga Desa  Pangkalanpari dan sekitarnya merupakan pendukung Drs H Taufan Ansyar (almarhum) pada Pemilukada lalu. Karena itu, warga Desa Pangkalanpari bertekad  untuk mendukung  Kang Nana pada Pemilukada 2024 nanti. “Kami ingin menebus kekalahan pak Taufan  dengan mendukung dan memenangkan Kang Nana pada Pemilukada nanti,” tandasnya di amini  puluhan warga lainnya.

 Ia optimis di Desa Pangkalanpari Kang Nana bisa  meraih  diatas 65  persen.

BACA JUGA:Kecelakaan di Ciamis, Begini Kesaksian Keluarga Korban di Majalengka

Sementara itu, menanggapi pertanyaan dan harapan   warga terutama soal kelangkaan pupuk. Kang Nana menyatakan bahwa dirinya kebetulan  pengusaha  ekspor,  zurea -  prodak untuk menghemat  pamakaian pupuk  hingga mencapai 50 persen. Disebutkan alumni Unpad  jurusan pertanian ini, pemerintah  mengharapkan   agar prodak jurea dapat digunakan di   tanah air sebesar 20 persen saja.

“Zurea ini  bisa menolong  untuk mengatasi kelangkaan pupuk, karena prodak zurea ini bisa menghemat penggunaan pupuk  hingga 50 persen,” tegasnya.

Misalnya, beber Kang Nana  kebutuhan pupuk urea biasanya  2 kwintal maka dengan menggunakan zurea hanya  akan dibutuhkan pupuk urea 1 kwintal saja. “Para petani yang  membutuhkan  bantuan  untuk menghemat penggunaan pupuk urea bisa menghubungi atau datang ke Berkah Center di Talaga,” ujarnya.

 Ditegaskan  dia, dengan prodak ekspor yang diproduksinya maka penggunaan pupuk urea  1 berbanding 50. “Kami berharap dengan zurea ini bisa ikut mengatasi kelangkaan pupuk dan bisa membantu para petani khususnya di Kabupaten Majalengka,”  harapnya.

BACA JUGA:Labirin Polkam

Terkait aspirasi  keinginan warga ingin dibangun jembatan penghubung menuju Desa Ampel, Kang Nana mendorong  warga untuk  mengajukan permohonan  kepada Pemkab Majalengka setempat  dan minta ijin ke BBWS. “Warga juga membuat  permohonan ijin  untuk menggalang dana swadaya  untuk bisa membangun jembatan yang diharapkan  warga dan tidak lagi harus menggunakan getek untuk menyebrang diatas sungai Cimanuk,’ saran pengusaha asal Talaga ini.

Mengawali dialog dengan warga Kang Nana memimpin doa untuk  almarhum Drs H Taufan Ansyar dan Kuwu Dul. “ Warga Pangkalanpari  belum mampu memilih pemimpin Kabupaten Majalengka  yang independent dan amanah,” ujar  alumni SMAN I Majalengka ini.

Kang nana mengakui pada saat ini dirinya  baru 82 hari  pulang kampung ke Kabupaten Majalengka dan ternyata terjun ke dunia politi itu riweh  banyak persoalan yang harus dihadapi. Karena itu, Kang Nana menyatakan sengaja membagikan stiker sholawat Adrikni/ Adrikiyah untuk bisa diamalkan  karena sholawat ini merupakan solawat  yang diajarkan langsung oleh Rasulullah SAW  kepada ufti  dengan memiliki 3 keutamaan maka Allah  akan mengabulkan  doa kita, mempercepat menyelesaikan masalah. “Keutamaan ketiga yakni  bila amal kita baik dan membacakan salawat ini  kelipatan seribu, maka kita akan  bertemu Rasuullah SAW  melalui mimpi,” tuturnya meyakinkan.

Kang Nana yang memiliki motto   independent is our vision  meminta  sodakoh dari warga  berupa  foto copy KTP  agar  menjadi wadah baginya  agar  amanah dan  akan diperjuangkan untuk mewujudkan Majalengka BERKAH.

BACA JUGA:Silaturahmi WR Owner Indonesia (WOI) Sambil Menikmati Indahnya Waduk Darma Kuningan

Sementara itu, mantan istri Kuwu Pangkalanpari, Wiwin  menyebutkan  di Pendopo Gagarajy ini suaminya  Abdul Hadi alias Kuwu Dul dipanggil Allah SWT pada 8 Februari 2021 . Wiwin mengapresiasi  positif sosok Kang Nana  yang akan nyalon bupati Majalengka dari independent. “ Saya baru kenal saat ini dengan Kang Nana tapi kesan  awal  yang diperoleh Kang Nana sosok yang baik dan  bisa menjadi pemimpin Majalengka,” ujar Wiwin  kepada wartawan koran ini, kemarin.

Selanjutnya, Kang Nana bersama tim Berkah Center  memenuhi undangan  panitia Peringatan Tahun Baru Islam  1444 Hijriah  dan santunan anak yatim di Mushola Al Ikhlas Blok Bopek Desa/ Kecamatan Jatitujuh.

Kedatangan Kang Nana disambut marawis  dan  pembacaan sholawat nabi  dari  Majelis Syarif Hidayatullah. Hadir pada kesempatan itu, Kepala Desa Jatitujuh,  Abdul Kohar Mudzakir, mantan anggota DPRD Kabupaten  Majalengka dari  FPKS, H Asep Saepudin beserta para tokoh ulama dan masyarakat setempat. Kang Nana didaulat panitia untuk menyampaikan sambutan dihadapan sekitar  seribuan jamaah yang memenuhi sepanjang jalan gang  depan rumah warga RW 09 Desa Jatitujuh.

Kang Nana sangat mengapresiasi  kegiatan santunan anak yatim  pada momentum 10 muharam tersebut dan anaknya orang tua asuh bagi para anak yatim. Ia juga ikut memberikan santunan bagi sekitar 150 anak yatim. Kang Nana menyebutkan  saat di Bandung ada sekitar 3 ribu anak yang mendapatkan santunan. Suami dari Ir Hj Ela Erlialita ini mengungkapkan yang terpenting warga atau tetangga  yang hatinya peduli terhadap anak yatim.

BACA JUGA:Atlet asal Majalengka Harumkan Indonesia

 Pada kesempatan itu Kang Nana meminta sodakoh kepada warga Desa Jatitujuh.  “Saya  berniat untuk maju  menjadi calon bupati Majalengka dari jalur independent  dan sebagai seorang “anak yatim”  yang tidak memiliki partai politik saya meminta sodakoh foto copy KTP dari warga,” ujar  putra dari seorang anggota TNI di Kodim  0617 Majalengka dan  seorang guru SD  ini.

Kang Nana bercerita  ada  kiriman paket  ke Markas Berkah Center di Talaga yang  dikirim sebuah pondok pesantren  yang pesan diluar amplop itu sedekah untuk Kang Nana. Dan setelah dibuka  ternyata isinya  foto copy KTP sekitar 870 buah  dan itu menginspirasi saya meminta sedekah KTP dari warga  dan itu amanat untuk saya memperjuangkannya agar bisa lolos verifikasi dan menjadi calon bupati Majalengka  pada Pemilukada 2024 mendatang.

Seorang tokoh masyarakat Desa Jatutujuh, H Kurdi  mengakui  kalau baru pertama kali bertemu dan ngobrol dengan Kang Nana. Pria 77 tahun   ini mendoakan apa yang dicita- citakannya terkabul. “Insya Allah sukses  dan semoga bila terpilih nanti bisa amanah membawa Kabupaten Majalengka yang makmjur dan Berkah,” ujar napak 3 anak ini.

BACA JUGA:Mahfud MD Ungkap Tersangka Baru Kasus Brigadir J, Yakin Terungkap

Sumber: