Mengenal Pesawat Comac ARJ21-700 Transnusa yang Mendarat di Bandara Kertajati, Ternyata Buatan China

Mengenal Pesawat Comac ARJ21-700 Transnusa yang Mendarat di Bandara Kertajati, Ternyata Buatan China

Pesawat Comac ARJ21-700 milik Maskapai Transnusa yang sempat mendarat di Bandara Kertajati Majalengka.-aba & embun/Ist-radarmajalengka.com

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Pesawat Comac ARJ21-700 milik Maskapai Transnusa sempat melakukan touch and go di Bandara Kertajati MAJALENGKA, belum lama ini.

Touch and go adalah latihan landing dan take off yang biasa dilakukan oleh pilot pada kondisi tertentu. Menariknya di Bandara Kertajati Majalengka, latihan tersebut dilakukan oleh peswat ARJ21-700.

Pasalnya, ini adalah unit perdana yang diproduksi perusahaan China yakni, Commercial Aircfraft Corporation of China (Comac) yang dioperasikan di luar negara tersebut.

Sedangkan Transnusa adalah maskapai pertama yang mengoperasikan seri Comac tersebut di luar maskapai China. 

BACA JUGA:Sebagian TOL CISUMDAWU Hanya Jadi Setengah saat Mudik?

Tentunya kehadiran pesawat tersebut di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, menjadi momen tersendiri.

Apalagi, Transnusa juga pernah membuka rute penerbangan Kertajati - Lampung pulang pergi saat bandara ini awal beroperasi di tahun 2019.

Sayangnya, penerbangan tersebut terhenti karena pandemi covid-19 dan belum adanya dukungan konektivitas ke Bandara Kertajati.

Apakah Transnusa akan kembali membuka rute penerbangan ke Bandara Kertajati Majalengka? Sampai saat ini, belum ada keterangan ke arah itu.

BACA JUGA:TOL CISUMDAWU Beroperasi 15 April, Ridwan Kamil: Mudik ke Cirebon Mungkin 1 Jam

Apalagi, saat ini Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan atau Cisumdawu juga masih dalam tahap penyelesaian.

Mengenal Pesawat Comac ARJ21-700

Dikutip dari laman Airlines-inform dan Aerospace technology, pesawat Comac ARJ21-700 telah beroperasi tahun 2009.

Pesawat penumpang tersebut, sebelumnya hanya digunakan di dalam negeri. Karenanya, Transnusa menjadi maskapai pertama yang menggunakan di luar China.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: