PULANG KAMPUNG! Daffa Fasya ke Majalengka, Ditanya Pak Bupati Karna: Sekarang Statusnya Di?

PULANG KAMPUNG! Daffa Fasya ke Majalengka, Ditanya Pak Bupati Karna: Sekarang Statusnya Di?

Daffa Fasya Sumawijaya Kiper Timnas U20 Indonesia, pulang ke Majalengka dan bertemu dengan Bupati, Karna Sobahi.-Almuaras-radarmajalengka.com

BACA JUGA:CIREBON Buang Kesempatan, Pindah ke Majalengka, Kampus 2 Polman Bandung Dibangun Tahun Ini, Mohon Doa!

Atas saran dari Babeh Agus, Daffa setiap Sabtu dan Minggu berlatih di SSB Bina Sentra Cirebon asuhan H Subagja.

“Daffa sangat gigih dan bersemangat untuk berlatih di Bina Putra Bina Sentra Cirebon. Sekali pun harus naik elf, Daffa tidak patah semangat,“ kata Wiwin. 

Selain dilatih di Bina Sentra Cirebon, Daffa juga diasuh oleh Coach Senior Cirebon, Sanija dan Coach Yoga serta Coach Darsono.

Perjalanan pendidikan formalnya Daffa sempat menimba ilmu di SMAN 4 Bandung, dan karena terjadinya pandemi Covid­19, Daffa kembali menimba ilmu di SMAN 2 Majalengka (Smandaka).

BACA JUGA:3 Lokasi Longsor TOL CISUMDAWU Jelang Target 33 Hari Lagi Selesai

Saat masih bocah Daffa,bermain bola sebagai striker dan kipper. Tapi sejak masuk SSB Bina Sentra Daffa full berlatih sebagai kiper.

Menurut Wiwin kini tinggi badan putra pertama dari 3 bersaudara itu mencapai 184 cm. Padahal sebelum menginjak MTs, tubuh Daffa terbilang kecil.

Bahkan, dirinya sempat berpikir cara agar Daffa memiliki tubuh yang tinggi. Dan ketika memasuki kelas III MTs, perkembangan tubuh Daffa meningkat drastis hingga lebih dari 180 cm.

Ketika di Melati Jaya sempat masuk Asbi Jabar dan pernah bertanding di Malaysia. Dan, ketika berlatih di Bina Sentra Cirebon, Daffa diambil Firman Utina masuk klub Borneo FC.

BACA JUGA:33 HARI LAGI Tol Cisumdawu Beroperasi Bandung Kertajati, Lihat Dulu Kondisi Sekarang Ini

Kemudian dilatih menjadi kiper hebat oleh Coach Gasto Batista. Lantas mengikuti Garuda Select meski sempat tidak lulus, namun akhirnya berhasil di percobaan kedua.

“Daffa pernah dua kali ikut trainning Center (TC) di Spanyol dan Turki. Dia itu pendiam dan rajin beribadah terutama salat,” ungkapnya.

“Saya tidak susah kalau menyuruh Daffa untuk salat. Bahkan, saat masuk timnas juga Daffa yang sering ngajak teman­temannya untuk salat,” tutur ibu yang pernah menjadi guru mata pelajaran Bahasa Jerman ini.

Tentunya kepulangan Daffa Fasya ke Majalengka kali ini memang terasa berbeda, karena dia telah turut membawa nama Timnas Indonesia U-20 di ajang Piala Asia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: