Menhub Pamer Pesawat Antonov Mendarat di Bandara Kertajati Majalengka, Begini Kata-katanya

Menhub Pamer Pesawat Antonov Mendarat di Bandara Kertajati Majalengka, Begini Kata-katanya

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengapresiasi keberhasilan pesawat Antonov AN-124 100 M yang mendarat di Bandara Kertajati Majalengka.-BIJB-radarmajalengka.com

JAKARTA, RADARMAJALENGKA.COM - Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi turut senang Pesawat Antonov AN-124 100 M berhasil mendarat di Bandara Kertajati Majalengka.

Bahkan, keberhasilan tersebut disampaikan saat konferensi pers usai rapat membahas arus mudik di Istana Negara, Jakarta Pusat.

Menurut menhub, Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati di Kabupaten Majalengka memiliki kemampuan untuk didarati pesawat besar seperti Antonov AN-124 100 M.

Hal tersebut tidak lepas dari fasilitas yang dimiliki Bandara Kertajati Majalengka yang memiliki panjang landas pacu hingga 3.000 meter.

BACA JUGA:TARIF TOL CISUMDAWU yang Beroperasi untuk Mudik Lebaran, Simak Rinciannya di Sini

Mulanya panjang landasan dari BIJB Kertajati hanya sepanjang 1.500 meter, tetapi Presiden RI, Ir Joko Widodo meminta untuk ditambah menjadi 3.000 meter.

Dengan panjang landasan tersebut, Bandara Kertajati dapat didarati pesawat berbadan besar baik untuk cargo maupun penerbangan internasional.

Saat konferensi pers, menhub menambahkan bahwa beroperasinya Jalan Tol Cisumdawu untuk mudik juga membuka peluang Bandara Kertajati Majalengka untuk beroperasi secara lebih efektif.

"Kertajati selama ini, kurang mendapatkan traffic. Presiden sudah memberikan perintah supaya mendukung Kertajati menjadi alternatif bandara internasional," katanya.

BACA JUGA:Disewa Chandra Asri, Pesawat Antonov Mendarat di Bandara Kertajati Majalengka, Bawa Mesin Ini

Disampaikan bahwa Provinsi Jawa Barat, hanya mempunyai satu bandara yakni di Kota Bandung. Tetapi, landasan di Bandara Husein Sastranegara terlalu pendek.

"Sekarang ini, Kertajati dengan panjang (landasan) 3.000 meter. Kemarin dibuktikan pesawat cargo Antonov bisa mendarat di sana," ungkapnya.

Presiden, kata Menhub, menugaskan supaya memikirkan Kertajati agar efektif dan bisa mengurangi crowded di Soekarno Hatta.

Seperti diketahui, pesawat cargo Antonov AN-124 100 M disewa oleh PT Chandra Asri Petrochemical untuk pengembangan dan peningkatan kapasitas produksi pada pabrik mereka.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: