Mirip Sangiran, Jejak Hewan Seberat 9 Ton Pertanda Ada Manusia Purba di Majalengka?

Mirip Sangiran, Jejak Hewan Seberat 9 Ton Pertanda Ada Manusia Purba di Majalengka?

Tangkapan layar BOLOKOTONO TV--

RADARMAJALENGKA.COM- Majalengka merupakan salah satu kabupaten di Tatar Pasundan, Jawa Barat. Kabupaten Majalengka memiliki 26 kecamatan, 13 kelurahan, dan 330 desa. 

Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Indramayu di utara, Kabupaten Cirebon dan Kabupaten Kuningan di timur, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya di selatan, serta Kabupaten Sumedang di barat.

Bagian utara wilayah kabupaten Majalengka adalah dataran rendah, sedang di bagian selatan berupa pegunungan. Gunung Ciremai (3.076 m) berada di bagian timur, yakni di perbatasan dengan Kabupaten Kuningan. Gunung ini adalah gunung tertinggi di Provinsi Jawa Barat, dan merupakan taman nasional, dengan nama Taman Nasional Gunung Ciremai.

BACA JUGA: Jauh Sebelum Nama Nusantara, Rupanya Istilah Sunda dalam Ilmu Bumi Tidak Ada Hubungan dengan Nama Suku

Artikel berjudul Fosil Manusia Purba Ditemukan di Majalengka telah terbit di majalah Berita dan Investigasi Forum Dialog tahun 2006 lalu. Penulis artikel itu yakni M. Suparli, E. Sumarli dan Deni.

Dalam artikel yang cukup panjang itu, satu halaman penuh dengan satu foto, menjelaskan secara cukup detail dalam hal sejarah geografi dan kejadian ratusan juta tahun lalu, bahwa di wilayah Baribis Kecamatan Cigasong Kabupaten Majalengka Jawa Barat, pernah terjadi retakan tanah, kemudian pihak peneliti menyebutnya jembatan daratan.

BACA JUGA:Tak Disangka, Hewan Berbadan Besar Ini Pernah Hidup di Sini, Majalengka Disebut Jembatan Daratan, Apa Itu?

Seiring perjalanan sejarahnya, manusia Kabupaten Majalengka Jawa Barat telah banyak mengalami pasang surut. Meskipun tak dapat diketahui jejaknya. 

Tim Paleontologi dari Teknik Geologi Institut Teknologi Bandung (ITB) menyebutkan daerah Majalengka seperti Sangiran di wilayah Jawa Barat. Alasannya banyak temuan fosil makhluk purba di Majalengka seperti di daerah Sangiran, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah.

Penemuan fosil Stegodon dan spesies-spesies lain di Majalengka bukan sekadar temuan tulang belulang biasa. Temuan ini bisa memberi petunjuk para peneliti untuk merekonstruksi kondisi lingkungan di daerah Majalengka pada sekitar 1,5 juta tahun lalu. 

Temuan fosil Stegodon di Majalengka yang memiliki nama ilmiah Stegodon trigonochepalus, keberadaannya bahkan dianggap bisa menjadi pertanda adanya keberadaan manusia purba di lokasi yang sama.

BACA JUGA:Taman Dinosaurus, Seolah Ingatkan Masa Lalu Majalengka, Ada Dugaan Dulu Pernah Dihuni Binatang Besar

Tim peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) yang menemukan fosil sepasang gading milik seekor Stegodon tua di pinggir sebuah sungai di Majalengka, Jawa Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: