GASPOL! Proyek Tol Cisumdawu Mulai Dilanjutkan Lagi, GTO Paseh Segera Jadi

GASPOL! Proyek Tol Cisumdawu Mulai Dilanjutkan Lagi, GTO Paseh Segera Jadi

Jumlah kendaraan yang lewat Tol Cisumdawu saat arus mudik dan balik mencapai 411 ribu. -Rochamedia/Ist-radarmajalengka.com

SUMEDANG, RADARMAJALENGKA.COM - Sejumlah pekerjaan di proyek Tol Cisumdawu sudah mulai dilanjutkan lagi, meski arus balik lebaran masih berlangsung sampai 1 Mei 2023.

Ternyata proyek lanjutan di Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan tidak menunggu arus balik selesai, karena sejumlah pekerja nampak sudah melakukan aktivitasnya.

Dari pantauan visual radarmajalengka.com, salah satu pekerjaan yang sudah mulai dilakukan adalah penyelesaian main road Jalan Tol Cisumdawu ke arah Gerbang Tol Otomatis (GTO) Paseh.

Terlihat alat berat mulai hari Jumat, 28, April 2023 sudah melakukan penimbunan dan penataan urugan di dekat abutment Overpass Interchange Legok - Paseh.

BACA JUGA:PENTING NIH! Tarif Tol Cirebon Bandung via Cisumdawu, Siapkan Saldo E-Toll Sebelum Arus Balik

Truk pengangkut material tanah juga hilir mudik ke arah main road menuju gerbang tol. Bahkan, sudah ada 1 overpass yang selesai dikerjakan dan dapat dipakai warga.

Pada area ini, terdapat 2 overpass untuk akses jalan warga di Desa Bongkok, Kecamatan Paseh. Karenanya, pekerjaan di area ini masih menyisakan proses galian dan dilanjutkan dengan pembetukan badan jalan.

Diperkirakan pada akhir Mei atau awal Juni 2023, pekerjaan akses jalan ke GTO Paseh ini, dapat diselesaikan dan digunakan oleh masyarakat.

Nantinya GTO Paseh yang ada di Seksi 4B Tol Cisumdawu akan menjadi akses masuk keluar yang terhubung ke Jalan Raya Paseh Conggeang.

BACA JUGA:Ridwan Kamil Usul TOL CISUMDAWU Ganti Nama Jadi Ali Sadikin, Jusuf Hamka Bilang Gini, Simak Kata-katanya

Pekerjaan berikutnya yang sudah mulai terlihat aktivitas adalah di Jembatan Gunung Puyuh. Sebagian lantai jembatan pada jalur b memang belum selesai dikerjakan.

Sehingga pada ruas ini, Tol Cisumdawu fungsional hanya bisa digunakan untuk satu arah selama arus mudik dan balik.

Jembatan Gunung Puyuh dibangun karena lokasi tersebut terus menerus mengalami pergerakan tanah. Sehingga diputuskan area yang labil dilewati dengan jembatan.

Menariknya, jalur b pada Jembatan Gunung Puyuh sudah memasuki proses pengecoran pier head. Bahkan, beberapa diantaranya sudah selesai dikerjakan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: