Jalur Mudik Jalan Cadas Pangeran Sepi Imbas TOL CISUMDAWU, Pedagang Oleh-oleh Merana

Jalur Mudik Jalan Cadas Pangeran Sepi Imbas TOL CISUMDAWU, Pedagang Oleh-oleh Merana

Jalur mudik Jalan Raya Cadas Pangeran relatif sepi kendaraan. -Kang Kanda/Ist-radarmajalengka.com

SUMEDANG, RADARMAJALENGKA.COM - Jalur mudik Jalan Raya Cadas Pangeran kini semakin sepi, usai Tol Cisumdawu beroperasi penuh dari Cileunyi sampai Kertajati, Kabupaten Majalengka. 

Di satu sisi beroperasinya Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan menguntungkan bagi pemudik karena waktu tempuh yang lebih cepat dari Bandung ke Majalengka.

Hanya membutuhkan 50 menit saja untuk melintasi Jalan Tol Cisumdawu mulai dari Cileunyi dan keluar di Junction Dawuan yang langsung terhubung ke Tol Cipali. 

Di sisi lain, kondisi ini membuat Jalan Raya Cadas Pangeran relatif lengang termasuk di H-2 Idul Fitri, Kamis, 20, April 2023. Padahal, H-2 dan H-1 adalah momen puncak arus mudik.

BACA JUGA:Alasan Jusuf Hamka Ngotot Sebut Pembangunan TOL CISUMDAWU Tak Pakai Uang Negara, Ini Sebabnya

Tentu saja kondisi ini berimbas bagi para pedagang di Jalan Raya Cadas Pangeran. Khususnya mereka yang menjajakan oleh-oleh khas Sumedang seperti tape gantung atau ubi cilembu

Pedagang yang biasanya bisa mendapatkan omzet hingga Rp 1 juta per hari kini hanya bisa gigit jari. Pasalnya, di sepanjang jalur tersebut hanya tersisa pemudik yang menggunakan sepeda motor.

Kondisi Jalan Raya Cadas Pangeran yang sepi, sebenarnya sudah terjadi sejak Tol Cikopo Palimanan (Cipali) beroperasi. Di mana pemudik mulai teralihkan.

Ditambah kini dengan adanya Tol Cisumdawu yang juga beroperasi. Meski hanya satu arah, pemudik dari arah Majalengka lebih memilih masuk Tol Cisumdawu via Seksi 3 Cimalaka.

BACA JUGA:ADA 7 Loh, Ini Daftar Travel Bandung Majalengka via TOL CISUMDAWU, Bisa ke Bandara Kertajati

Tidak hanya itu, lalu lintas juga makin lengang karena truk sudah tidak diperbolehkan lewat. Kecuali angkutan logistik, bahan bakar hingga yang mendapatkan pengecualian.

Tuti, salah seorang pedagang di Cadas Pangeran mengaku hanya bisa pasrah. Berharap bisa meraup untung dari momen mudik, kini sudah tidak bisa lagi. 

Yang tersisa hanyalah pengendara sepeda motor. Beberapa memang kerap berhenti untuk sekadar istirahat dan membeli oleh-oleh. Meski ada juga pemudik yang tetap lewat Cadas Pangeran karena ingin membeli oleh-oleh.

Salah satunya adalah Rudi (45). Dia mengaku pulang kampung ke Kabupaten Majalengka dan sengaja memilih melintasi Jalan Cadas Pangeran dari Bandung. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: