INIKAH Titik Terakhir TOL CISUMDAWU yang akan Tersambung? Melihat Instalasi Geofoam di Seksi 5A Cipamekar

INIKAH Titik Terakhir TOL CISUMDAWU yang akan Tersambung? Melihat Instalasi Geofoam di Seksi 5A Cipamekar

Tahap instalasi EPS Geofoam di Seksi 5A Tol Cisumdawu menjelang fungsional pada 15 April 2023.-Apri Subroto/Ist - Diolah-radarmajalengka.com

SUMEDANG, RADARMAJALENGKA.COM – Pembangunan Tol Cisumdawu kini masuk dalam tahap penyelesaian di sejumlah lokasi terutama Seksi 5.

Salah satu yang menjadi sorotan dalam pembangunan Jalan Tol Cileunyi Sumedang Dawuan adalah di Seksi 5A Desa Cipamekar, Kecamatan Conggeang.

Pembangunan main road Jalan Tol Cisumdawu pada area ini, masih dalam tahap instalasi geofoam EPS yang merupakan material pengganti urugan tanah.

Area di Desa Cipamekar yang masuk dalam Seksi 5A STA 40+200 ini, diperkirakan akan menjadi titik terakhir dari Tol Cisumdawu yang akan tersambung.

BACA JUGA:Jadwal Penerbangan Bandara Kertajati – Kuala Lumpur Malaysia, Tiket Sudah Bisa Dibeli

Sebab, bila dibandingkan dengan ruas lainnya, bagian ini yang masih terputus sampai dengan Jumat, 7, April 2023.

Dari pantauan visual, saat ini material geofoam EPS masih dalam tahap instalasi dan sebagian besar masih berada di tempat penyimpanan.

Selanjutnya akan dilakukan pemasangan untuk dapat dilakukan pembentukan badan jalan hingga aktivitas pembetonan.

Pemasangan geofoam EPS ini, diharapkan dapat mempercepat pengerjaan mengingat rencana ruas tol tersebut beroperasi secara fungsional terbatas adalah 15 April 2023.

BACA JUGA:WOW! Tiket Bandara Kertajati - Kuala Lumpur Sudah Bisa Dibeli, Mulai 600 Ribuan

Dengan arus mudik yang diperkirakan dimulai pada 18, April 2023 memang masih ada kemungkinan keterlambatan 1 sampai dengan 2 hari setelahnya.

Sebelumnya, pada ruas Seksi 5A STA 40+200 tersebut telah dilakukan pengerukan, karena terdapat struktur tanah yang labil.

Lokasi ini, terus menerus terjadi pegerakan tanah, sehingga harus ditangani secara khusus dan kontraktor pelaksana yakni PT Adhi Karya memutuskan mengganti lapisan tanah labil tersebut.

Setidaknya dibutuhkan volume urugan tanah sampai 80 ribu meter kubik dan kini sebagian kan diganti dengan material geofoam EPS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: