Yamaha_detail

HP Meledak saat di Cas, Anak SD di Ciamis Meninggal Dunia

HP Meledak saat di Cas, Anak SD di Ciamis Meninggal Dunia

Kondisi HP korban yang diduda meledak saat dicas di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Foto : TANGKAPAN LAYAR/RADARCIREBON.COM/DNN--

Radarmajalengma.com, JAKARTA - Kejadian HP meledak saat di cas kembali terulang, kali ini di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Bahkan menyebabkan korban jiwa.

Diketahui, kejadian HP meledak saat di cas di Ciamis, menyebabkan seorang anak SD kelas 3 meninggal dunia dengan luka bakar.

Meski tidak melihat langsung kejadian, namun keluarga yang tinggal di Dusun Bojongjaya, Desa Kiarapayung, Kabupaten Ciamis, menyimpulkan bahwa hp yang meledak saat di cas diduga sambil dimainkan oleh korban.

Kejadian di Ciamis tersebut membuat geger, lantaran saat hp di cas dan meledak kemudian menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

BACA JUGA:Atlet Majalengka Potensial Raih Medali Emas ASEAN Para Games

Keluarga juga mendapati luka bakar seukuran telapak tangan di dada korban, bersama HP yang sudah hancur berantakan.

Kepala Desa Kiarapayung, Kabupaten Ciamis, Dedi membenarkan adanya kejadian HP meledak saat di cas di wilayahnya. Menurut dia, kejadian tersebut saat ibu korban sedang pergi keluar.

Kemudian, ia mengecas ponsel miliknya merek Samsung sambil memainkannya. Sambil tiduran di tengah rumah.

Kemudian, ibundanya Rinawati keluar rumah pergi ke warung untuk membeli makanan. IHM ditinggal bersama adiknya yang masih balita.

BACA JUGA:Dukungan Pemkab Majalengka untuk Olahraga Minim

Berselang setengah jam, Rinawati kembali ke rumah dan memanggil anaknya. Namun IHM tidak merespons.

Ketika masuk rumah, Rinawati melihat anaknya seperti tertidur dengan posisi telungkup di lantai tanpa alas.

Ketika dibangun dibangunkan tapi tidak bangun dan curiga karena seluruh badannya bergerak. Ketika membalikan tubuh anaknya, Rinawati pun kaget ponsel anaknya sudah berantakan.

Pada di bagian dada anaknya terdapat luka bakar cukup besar seukuran telapak tangan. Seketika itu Rinawati langsung histeris anaknya sudah meninggal dunia. 

BACA JUGA:Majelis Subuh Al Amin Dukung Kang Nana Menuju Majalengka BERKAH, Terus Dukung Majalengka Raharja Hingga 2024

”Awal kejadiannya, anak pulang sekolah, lalu ibunya ke warung mencari makanan. Kejadian sekitar pukul 14.00 WIB. Keadaannya meninggal dunia,” paparnya kepada wartawan pada Kamis 4 Agustus 2022.

Dedi menduga korban meninggal dunia karena ponsel yang biasa dipakai bocah itu meledak.

Hal itu terlihat dari ponsel yang ditemukan baterainya sudah pecah dan sudah berantakan. Sedangkan dari kabel charger masih utuh.

”Saat saya ikut memandikan mengurusnya, melihat di dadanya terdapat luka sebesar telapak tangan. Disinyalir ada kelainan di hapenya. Pecah, baterainya itu agak cembung. Bukan dari aliran listrik,” jelasnya. 

BACA JUGA:40 Kilometer Sekat Bakar untuk Antisipasi Kebakaran Hutan Gunung Ciremai

Dedi menegaskan luka bakar yang dialami korban tepat di bagian tengah dada bawah leher. ”Luka bakar itu diraba sangat lembek,” tambahnya.

Dengan kejadian ini, Dedi pun mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati saat menggunakan ponsel.

Ketika sedang di-charge sebaiknya tidak digunakan. Apabila, kondisinya sudah akan rusak sebaiknya diperbaiki atau diganti baru.

”Kita ambil hikmahnya, kepada keluarga bersabar atas musibah ini. Menerima kejadian ini sebagai musibah. Mohon kepada semua pihak edukasi sampaikan ke masyarakat bahwa hape bahaya ketika tidak dikontrol. Kalau sudah tidak layak pakai sebaiknya diistirahatkan,” tukasnya.

Artikel ini telah terbit di radartasik.com dengan judul: Geger! Pelajar SD di Ciamis Tewas Diduga Karena Ponselnya Meledak

Sumber: