Profil Wali Kota Muslim Sadiq Khan, Berhasil Menang Pemilu Wali Kota London Sebanyak 3 Kali

Profil Wali Kota Muslim Sadiq Khan, Berhasil Menang Pemilu Wali Kota London Sebanyak 3 Kali

Potret Sadiq Khan sebagai wali kota London terpilih sebanyak 3 kali, ia merupakan seorang walikota muslim pertama.-Instagram @sadiq - Tangkapan layar-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Nama Sadiq Khan kini jadi bahan perbincangan, baik di London ataupun luar London, bahkan dunia internasional pun sempat menyoroti bahwa terpilihnya kembali politisi muslim ini sebagai wali kota London.

Sadiq Khan sebagai politisi muslim berdarah Pakistan ini berhasil memenangkan hati rakyat, ia kembali menjabat sebagai seorang wali kota London dari partai buruh, yang mulai menjabat pada tahun 2016, 2021, dan kini pada periode 2024 ia kembali menang atas pemilihan wali kota London, mengalahkan rivalnya dari partai konservatif yakni Susan Hill. 

Menjadi seorang wali kota sekaligus sebagai politisi berdarah muslim di kota yang beragam dan multi etnis seperti London bukanlah hal mudah. Jalan terjal harus dilalui Sadiq Khan, karier politik ia dimulai di tahun 1994 hingga 2006 sebagai seorang kanselir di London Borough of Wandsworth. Dan karier politik ia mulai melejit di tahun 2016 setelah ia terpilih dan didapuk jadi wali kota London. 

Pada artikel berikut ini akan membahas mengenai rangkuman terkait dari Sadiq Khan sebagai politisi muslim berdarah Pakistan yang kini sukses cetak sejarah jadi wali kota London terpilih sebanyak 3 kali setelah ia pertama menjabat di tahun 2016, simak selengkapnya disini. 

BACA JUGA:Sadiq Khan Menang Lagi Dalam Pemilu Wali Kota London, Intip 5 Strategi Kampanye Suksesnya Disini!

Sadiq Aman Khan lahir di Tooting, London 8 Oktober 1970. Ia Memiliki darah asli Pakistan dari kedua orang tuanya sebagai imigran Inggris. Ia merupakan anak kelima dari delapan bersaudara. Ia terlahir dari keluarga imigran Pakistan. Ayah Khan bernama Amanullah Khan dulunya berprofesi sebagai supir, lalu ibunya yang bernama Sehrun merupakan seorang penjahit.

Ia mengawali karier di politik setelah memperoleh gelar sarjana hukum di Universitas London Utara. Lanjut ia berprofesi menjadi seorang solicitor yang memiliki bidang spesialisasi dalam hak asasi manusia. Pada saat ia menjadi seorang solicitor inilah ia bertemu pujaan hati yang sekaligus jadi istrinya kelak yang Saadiya Ahmed yang juga berprofesi sebagai seorang solicitor pada tahun 1994. Mereka dikaruniai dua anak perempuan, yaitu Anisah (lahir 1999) dan Ammarah (lahir 2001). Selain itu Khan juga pernah menjadi seorang kanselir di London Borough of Wandsworth dari tahun 1994 sampai 2006.

Karier politik ia dimulai sejak 2008, ia mulai bergabung dengan pemerintahan usai ditunjuk oleh Gordon Brown (perdana menteri Inggris saat itu) menjadi Menteri Negara untuk Komunitas. Khan pernah menjadi Menteri Negara untuk Transportasi dalam kabinet bayangan Ed Miliband, dari 2010, dan di tahun 2013 ia diangkat menjadi Menteri untuk London Bayangan sampai 2015 ia mengundurkan diri untuk mencalonkan diri menjadi wali kota London melalui partai buruh. 

7 Mei 2016 merupakan periode pertama terpilihnya Sadiq Khan menjadi wali kota London, ia bahkan jadi wali kota muslim pertama di London. Kemudian karier politik ia menjadi wali kota tidak selalu mulus, bahkan banyak ancaman yang menerpa dirinya, seperti ancaman pembunuhan serta ancaman dari partai sayap kanan yang berseberangan. Namun itu semua berhasil ia lalui, dan ia kembali menjadi pejabat wali kota di periode 2021, dan kini di periode 2024 ia kembali terpilih lagi menjadi wali kota London untuk yang ketiga kalinya, bahkan ia secara tidak langsung mencetak sejarah di periode masa jabatan wali kota London. 

BACA JUGA:Hasil Thomas Cup 2024, Indonesia Jadi Runner Up, China Jadi Juara Menang 3-1 Atas Indonesia 

Demikian ulasan artikel berikut ini mengenai profil Wali Kota muslim berdarah Pakistan yang bernama Sadiq Khan, sebagai Wali Kota London yang terpilih ketiga kalinya sejak pertama kali ia menjabat di tahun 2016, hal ini merupakan capaian sejarah untuk lanskap politik London.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: