Pengurus HMI Komisariat STAI PUI Gelar Upgrading dan Raker

Pengurus HMI Komisariat STAI  PUI Gelar Upgrading dan Raker

KADERISASI: HMI Komisariat STAI PUI Majalengka menggelar Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) Pengurus periode 2022-2023.--

MAJALENGKA, RADARMAJELANGKA.ID - Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat STAI PUI Majalengka menggelar Upgrading dan Rapat Kerja (Raker) Pengurus periode 2022-2023. Kegiatan tersebut diadakan di Kampus STAI PUI Majalengka.

Ketua Umum Komisariat STAI PUI Majalengka, Pii Sapii mengatakan, kegiatan upgrading dan raker yang dilaksanakan ini mengangkat tema “Membangun Generasi Aktif dan Bersinergi untuk Mewujudkan Tujuan HMI”.
Bertujuan untuk meningkatkan kualitas kader dalam menunjang keberlangsungan pencapaian target organisasi, dan membuat program kerja yang sesuai dengan situasi serta kondisi pada saat ini.

“Dengan adanya kegiatan ini, kita berharap pengurus kedepan dapat bekerja dengan profesional sesuai dengan tupoksinya masing-masing dan siap untuk menjadi kader yang produktif membangun daerah," katanya, Senin (5/12).

Demisioner Kabid PA HMI Cabang Majalengka, E. Peby Nurul Sadid ikut hadir dan memaparkan beberapa hal untuk memotivasi para pengurus.

BACA JUGA:SSB Brawijaya Klinik PCM Langganan Juara

Dia menjelaskan bahwa HMI sebagai organisasi yang berdiri sendiri atau independen harus terus diimplementasikan. Dia berpesan kepada kader HMI, jangan pernah menggantungkan diri kepada siapapun, dimanapun, kapanpun, dan bagaimanapun, kecuali pada kebenaran.

"Apalagi kader HMI harus tangguh dan mandiri dalam menghadapi segala dinamika organisasi. Buktikan kepada semuanya bahwa sampai saat ini kader HMI masih memegang erat sifat independensinya sebagaimana tertuang dalam Anggaran Dasar (AD HMI) Pasal 3 Bab VI,” ucapnya.

Sementara itu, Muhammad Habibie sebagai KAHMI STAI PUI Majalengka sekaligus mantan Ketua Umum HMI Cabang Majalengka mengajak kepada seluruh kader HMI untuk membuat kontribusi yang nyata bagi kemajuan daerah.

“Berbicara HMI bukan hanya bicara tentang demonstrasi, tapi juga harus berkontribusi. Dalam situasi dan kondisi seperti ini mahasiswa lebih baik melakukan audiensi dan berkontribusi untuk membantu berbagai masalah yang dihadapi pemerintah, mulai dari lingkup terkecil maupun besar,” tandasnya.

BACA JUGA:Dukungan Terus Mengalir, Kawal Karna Sobahi dan Irfan Nur Alam

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: