Dibukanya Tol Cisumdawu, Disparbud Targetkan Tahun 2023 1 Juta Kunjungan Wisata

Dibukanya Tol Cisumdawu, Disparbud Targetkan Tahun 2023 1 Juta Kunjungan Wisata

Kadisparbud menargetkan kunjungan wisatawan di Kabupaten Majalengka 1 juta kunjungan-Baehaqi-Radarmajalengka.com

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM -Jalan Tol Cileunyi–Sumedang–Dawuan (Cisumdawu) saat ini telah beroperasi dan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka, rencananya akan mulai beroperasi penuh mulai Oktober 2023 mendatang.

Dengan adanya infrastruktur tersebut, saat dikonfirmasi wartawan pada Senin (24/7) Kepala Dinas Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Ida Heriyani menargetkan jumlah kunjungan obyek daya tarik wisata (ODTW) di Kabupaten Majalengka Tahun 2023, 1 juta kunjungan.

"Apalagi kalau secara target kita tahun  2022 itu targetnya 750.000, kunjungan, kita tercapai hampir 800 ribuan. Jadi melampaui target dan paska pandemi ini ada peningkatan".

"Sedangkan untuk target kunjungan di tahun 2023, ialah 1 juta kunjungan. Dengan penerapan aplikasi, nanti bagimana kita bisa mengukur, menghitung secara real team, jumlah kunjungan saya kira ini pasti akan tercapai".

"Saya sangat optimis  untuk pencapaian satu juta kunjungan di tahun 2023. Bahkan tidak menutup kemungkinan itu akan melebihi target,"katanya.

BACA JUGA:Sah Jadi Bank Terbaik! Bank Mandiri Sabet Gelar Best Bank in Indonesia di 2023 versi Euromoney

"Nanti kita akan coba Impentarisir seluruh objektif daya tarik wisata yang menerima kunjungan dengan digitalisasi, bagimana merka Meriport jumlah kunjungan. Insyallah tercapai. " Jelasnya.

Selain itu Kedis Parbud juga menjelaskan dengan BIJB yang akan beroprasi penuh dan dibukanya tol cisumdawu, jika dilihat dari sudut pandang positif ini merupakan berkah bagi Kabupaten Majalengka.

Bahkan kehadirannya ini akan menjawab beberapa kendala, seperti kurangnya akses infrastruktur menuju Kabupaten Majalengka, saat ini akan dimudahkan dan sangat relevan dengan tujuan pembangunan Kabupaten Majalengka.

"Relevan dengan tujuan pembangunan di Kabupaten Majalengka terutama di sektor pariwisata, yang pertama adalah meningkatkan jumlah kunjungan. Kedua meningkatkan lama tinggal di Kabupaten Majalengka, ketiga meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap pendapatan asli daerah. "

BACA JUGA:MMKSI Perkaya Life’s Adventure Anak Lewat Beragam Aktivitas Edukasi Melalui Mitsubishi Motors Children Program

"Jelas untuk meningkatkan jumlah kunjungan dengan adanya akses yang luar biasa baik itu akses melalui tol maupun BIJB, itu memudahkan siapapun, orang, wisatawan dari luar untuk datang ke Kabupaten Majalengka. " Ucapnya.

Lantas kemudian lanjut Kadisparbud bagaimana persiapan yang dilaksanakan oleh Disparbud,? Kadis mengatakan bahwa sejauh ini Disparbud sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari.

Pertama sebagai wujud komitmen dari pemerintah, pemerintah sudah mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2021 Tentang Rencana Induk Pariwisata Kabupaten.

Dimana dalam Perda tersebut terdapat rencana stategis, kemudian metode dan hal-hal yang sifatnya teknis untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Majalengka.

BACA JUGA:Asyik! Maskapai Garuda Masuk Kembali ke Bandara Kertajati untuk Penerbangan Internasional, Berikut Rutenya

Bahkan dari sisi promosi, Disparbud juga sudah melakukan persiapan jauh-jauh hari.

Seperti bermitra, dengan seluruh komponen media yang ada, dengan Jaringan-jaringan para pelaku industri pariwisata, itu semua menurut Kadisparbud semua sudah terkoneksi.

"Artinya manakala kemudian akses itu dimudahkan untuk masuk ke Majalengka, seluruh infrastruktur, baik fisik maupun non fisik kami sudah sangat siap. "

"Adapun nanti didalam perjalanan tentu ada evaluasi, bagaimana kemudian misalnya ini bisa terlaksana dengan baik atupun tidak, maka evaluasi dengan berkala, itu memungkinkan kami melakukan perbaikan-perbaikan."

BACA JUGA:Gubernur Ridwan Kamil Sebut Kereta Cepat Jakarta - Bandung - Surabaya Akan Melewati Jalan Tol Cisumdawu

"Yang jelas dengan potensi pariwisata yang luar biasa, terdiri dari wisata alam, wisata budaya dan wisata buatan, Majalengka tidak kurang dari 180,bahkan sape 200 ODTW dengan ODTW yang baru. "

"Kami juga sudah melakukan kesiapan SDM dari pengelolanya, kemudian dari sektor kelembagaan, pengelola kita sudah dilakukan peningkatan kapasitas SDM pengelolaan dan dari sisi promosi, ini yang diharapkan nanti akan menarik sebanyak-banyaknya orang berkunjung. "Jelasnya.

Bahkan dirinya juga menambahkan ketika nanti promosi berhasil maka akan tercipta trafic kunjungan yang luar biasa.

Nanti dari traffic yang tinggi itu, menurut Kadisparbud maka akan, muncul kebutuhan dan kebutuhan-kebutuhan itu yang nanti secara bertahap akan di intervensi.

BACA JUGA:PGMI Beri Anugrah Kepada Bupati Karna, Dianggap Peduli Kepada Guru Madrasah dan Guru Ngaji

"Mungkin kalau bicara siap tidak siap, yang sampai kapanpun itu akan terus ada perbaikan. Tapi melihat kondisinya saat ini yea kita dipaksa harus siap bagaimana menjawab tantangan dengan kemudahan akses.

"Kita harus menjadi Pribumi yang baik, bagimana kemudian menerapkan pola sadar wisata ketika, kita memiliki daya tarik, maka kita harus menciptakan ruang atau suasana kondisif, sehingga orang yang berkunjung akan lama tinggal di Majalengka dan bagimana kemudian meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan sapta pesona wisata."tambahnya.(Bae).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: