Keluarga di Majalengka Tak Percaya Nani Jadi Pelaku Sate Beracun di Bantul

Keluarga di Majalengka Tak Percaya Nani Jadi Pelaku Sate Beracun di Bantul

MAJALENGKA - Keluarga Nani Apriliani Nurjaman di Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah, ayok setelah tau peristiwa sate beracun sianida.

Keluarga di Majalengka tak percaya dengan tindakan yang dilakukan Nani. Apalagi sampai menaruh racun dan mengakibatkan anak seorang driver ojek online meninggal dunia.

MA (45) yang merupakan ayah Nani mengaku syok berat. Terutama saat menerima informasi dari pihak kepolisian Resort Majalengka bersama Polsek Palasah.

Petugas kepolisian memberi informasi bahwa anaknya menjadi pelaku kasus pemberi sate sianida yang menewaskan anak driver ojol.

\"Kami (keluarga) kaget saat pihak kepolisian mengirimkan surat pemberitahuan anak saya. Tadi siang sekitar jam 2,\" kata MA kepada Radar Majalengka, di kediamannya.

MA mengaku sebelum bulan Ramadan lalu, putrinya sempat pulang ke rumah di Desa Buniwangi, Kecamatan Palasah. Nani tidak menetap lama karena hanya tiga hari saja cuti. Lantas dia balik lagi ke Bantul, DIY.

Selama di rumah, hanya sekitar 1 jam ngobrol dengan keluarga. Selebihnya mengurung diri di kamar.

Nani, kata MA, merupakan anak pertama dari tiga bersaudara. Dia sudah bekerja di Bantul menjadi penjaga warung makan (Warteg) sejak 2014 lalu.

\"Ada sekitar 8 tahun ini di sana. Dia ikut merantau di sana bersama temannya yang mengajak menjadi pelayan rumah makan sejak lulus SMP,\" lanjut MA. (ono)

Baca juga:

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: