RADARMAJALENGKA.COM– Pemerintah Kabupaten Majalengka menggelar Rapat Pimpinan Khusus dan Tasyakur Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, Senin (23/2/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Yudha Karya Abdi Negara mulai pukul 15.30 WIB itu menjadi momentum evaluasi capaian 2025 sekaligus konsolidasi menghadapi agenda strategis 2026.
Rapat dipimpin langsung Bupati Majalengka, Eman Suherman, bersama Wakil Bupati Dena Muhamad Ramdhan. Undangan kegiatan tertuang dalam surat Sekretariat Daerah Kabupaten Majalengka Nomor 000.1.5/22/PEM/2026 tertanggal 23 Februari 2026 yang ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Daerah Aeron Randi.
BACA JUGA:Simulasi Cicilan Kredit Polytron Fox R Terbaru, Mulai 300 Ribuan dengan Jarak Tempuh 130 Km!
Sejumlah pejabat struktural hadir dalam forum tersebut, mulai dari staf ahli, asisten daerah, kepala perangkat daerah, direktur rumah sakit, camat, inspektur pembantu, direktur BUMD, hingga Tim Kolaborasi dan pejabat eselon III. Forum ini disebut sebagai upaya memperkuat soliditas dan sinergi internal pemerintahan daerah dalam mempercepat target pembangunan 2026.
Dalam pemaparannya, Eman menegaskan 2025 menjadi tahun akselerasi kinerja. Dari sisi tata kelola, Majalengka kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-12 kalinya.
Nilai Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) meningkat menjadi 75,24 dengan predikat BB—diklaim sebagai kenaikan tertinggi di Jawa Barat.
Indeks Reformasi Birokrasi mencapai 86,39 dengan predikat A, menempatkan Majalengka di jajaran 10 besar terbaik tingkat provinsi.
BACA JUGA:Ternyata Ini Alasannya Thom Haye Absen dan Kurzawa Tak Masuk Skuad di Laga vs Persita
Kinerja ekonomi turut menunjukkan tren positif. Laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) triwulan II 2025 tercatat 9,01 persen. Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) ditekan hingga 3,62 persen, sementara realisasi investasi mencapai Rp3,36 triliun. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik menjadi 72,37 dengan usia harapan hidup 75,32 tahun.
Pada sektor layanan publik, inovasi terus didorong. Program SAT SET tercatat telah melayani 5.885 persalinan yang langsung memperoleh dokumen akta kelahiran. Sementara Mal Pelayanan Publik (MPP PRO) dikunjungi lebih dari 65.551 warga sepanjang tahun.
Menghadapi Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi, Pemkab menekankan pentingnya stabilitas harga bahan pokok. Inflasi per Januari 2026 berada di angka 3,09 persen, lebih rendah dari rata-rata nasional 3,55 persen dan Jawa Barat 3,24 persen. Pemerintah daerah juga menetapkan zakat fitrah sebesar Rp40.000 per jiwa atau setara 2,7 kilogram/3,5 liter beras.
Safari Ramadan dijadwalkan mulai 24 Februari 2026 di sejumlah kecamatan, disertai penyaluran bantuan sarana masjid senilai Rp5 juta per titik. Selain itu, percepatan program strategis 2026 terus dilakukan sejalan arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rakornas 2026, termasuk penguatan pengelolaan sampah melalui “Geber Jumat” dan “Selasa Berseri”, finalisasi kuota 100 peserta Sekolah Rakyat untuk Juli 2026, serta modernisasi industri genteng Jatiwangi melalui gerakan “Gentengisasi”.
BACA JUGA:Kapolri: Indonesia Darurat Narkoba dan Judi Online, 4,1 Juta Warga Terpapar