PAD Majalengka 2025 Tembus 94,83 Persen, Bapenda Catat Kinerja Positif dan Tren Meningkat
Realisasi PAD Majalengka 2025-Dok-Istimewa
RADARMAJALENGKA.COM– Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Majalengka tahun 2025 menunjukkan kinerja yang menggembirakan. Hingga akhir tahun anggaran, PAD Majalengka tercatat mencapai 94,83 persen atau setara Rp678 miliar dari target perubahan sebesar Rp715 miliar.
Capaian tersebut mencerminkan keberhasilan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Majalengka dalam mengoptimalkan berbagai potensi pajak daerah. Hal itu disampaikan langsung oleh Kepala Bapenda Majalengka, Rachmat Gunandar, dalam kegiatan Anugerah pajak daerah dan Lapak Rujak Limpung Awards Kabupaten Majalengka 2025, Rabu (24/12/2025).
Menurut Rachmat, realisasi PAD tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di angka 91,66 persen.
“Ini menunjukkan adanya peningkatan kinerja pendapatan daerah. Bahkan di sisa waktu tahun anggaran, potensi penerimaan masih terbuka untuk dioptimalkan,” ujarnya.
Rachmat menjelaskan, sumber PAD terbesar masih didominasi oleh Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Selain itu, kontribusi signifikan juga berasal dari Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) serta pajak tenaga listrik.
Menghadapi tahun anggaran 2026, Bapenda Majalengka akan memfokuskan strategi pada optimalisasi pendataan dan pemeriksaan pajak. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan seluruh potensi pajak tergali secara maksimal dan berkeadilan.
“Pendataan dan pemeriksaan ini sebagai bentuk cross-check. Jika sudah sesuai tentu kami apresiasi, jika belum akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku,” jelasnya.
Terkait tunggakan pajak, Rachmat mengungkapkan bahwa tunggakan PBB pasca jatuh tempo masih berada di kisaran Rp15 miliar. Bapenda, kata dia, terus melakukan penagihan secara persuasif dan tetap mengedepankan aturan hukum.
Melalui pelaksanaan Anugerah Pajak Daerah 2025, Pemerintah Kabupaten Majalengka berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat semakin kuat, sehingga peningkatan PAD dapat terus berkelanjutan demi mendukung pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman menegaskan bahwa Anugerah Pajak Daerah bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk akuntabilitas publik atas kinerja Bapenda Majalengka.
“Terima kasih kepada seluruh wajib pajak. Melalui kontribusi nyata mereka, PAD Majalengka terus meningkat. Ini menandakan kesadaran masyarakat semakin baik,” kata Eman.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
