Selain Pangeran Kipas, 15 Tokoh Ini Turut Dirikan Kampung Jawa di Majalengka, Terkait dengan Indramayu

Selain Pangeran Kipas, 15 Tokoh Ini Turut Dirikan Kampung Jawa di Majalengka, Terkait dengan Indramayu

Para tokoh pendiri Desa Patuanan, Kampung Jawa di Kabupaten Majalengka. -Istimewa-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Desa Patuanan yang dijuluki sebagai Kampung Jawa di Kabupaten Majalengka, ternyata terkait dengan sejumlah tokoh yang berasal dari Cirebon.

Selain Pangeran Kipas, ada 15 tokoh lain yang turut mendirikan desa yang masuk dalam wilayah Kecamatan Leuwimunding ini. Ke-15 tokoh tersebut konon merupakan murid Sang Pangeran.

Selain itu, beberapa daerah di pesisir Indramayu juga sangat terkait dengan tokoh pendiri Kampung Jawa di Kabupaten Majalengka tersebut. Terutama beberapa daerah di pantai Eretan Indramayu.

Bukti bahwa Pangeran Kipas yang digelari sebagai Mbah Buyut Pernata Kusuma dan ke-15 muridnya tersebut, semuanya dimakamkan di Desa Patuanan, Kecamatan Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.

BACA JUGA:Ini Dia 5 Keunggulan Samsung Galaxy Z Flip yang Harus Anda Ketahui

Patuanan, pada waktu kedatangan para tokoh tersebut memang belum menjadi desa. Namun, sudah mengenal semacam sistem pemerintahan.

Baru pada abad ke-16, ada pemimpin resmi yang disebut kuwu. Pada waktu itu pula, masyarakat sudah menyebut daerah itu dengan nama Patuanan.

Seperti diketahui, asal-usul Desa Patuanan memiliki banyak versi. Hanya versi paling kuat menyebutkan jika nama desa itu bermula dari datangnya rombongan guru dan murid dari Desa Kebagusan, Kabupaten Cirebon.

Konon, ada anak kecil bernama Kembar Pegambuan yang memiliki kesaktian. Dia pergi dari rumahnya hingga jauh ke hutan.

BACA JUGA:Rekomendasi HP Gaming Xiaomi, Spesifikasi Paling Gahar Dan Terbaik

Tempat ini sekarang bernama Pegambuan. Masuk wilayah Desa Sindanghaji atau Dukuh Deog. Dulunya meskipun wilayah ini masuk wilayah Desa Patuanan.

Kembar Pegambuan-lah yang pertama kali datang ke Patuanan. Sekarang ini acara adat Munjung di desa ini, biasanya diawali di Pegambuan baru kemudian ke tempat lainnya.

Walau terkadang acara tersebut dimulai dari Panggonan Gede. Tempat ini merupakan makam Buyut Pernata Kusuma atau Pangeran Kipas.

Ternyata anak kecil yang pergi ini dicari oleh para tetua, namun bukan orangtua kandungnya. Tetua itu bernama Pangeran Kipas atau Mbah Buyut Pernata Kusuma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: