Bupati Karna Sobahi akan Jual Murah 50 Ton Beras Oplosan

Bupati Karna Sobahi akan  Jual Murah 50 Ton Beras Oplosan

BERAS OPLOSAN: Bupati Karna Sobahi mengtakan 50 ton beras oplosan yang disita Polres Majalengka akan dibagikan dalam operasi pasar, Jumat (17/3).-Baehaqi-

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Menjelang bulan suci Ramadan, beras sebanyak 50 ton yang sebelumnya berhasil diamankan oleh Polres Majalengka dalam kasus beras oplosan akan dijual.

Bupati Karna Sobahi saat dikonfirmasi wartawan Jumat (17/3) mengungkapkan bahwa proses jual beli akan dilaksanakan dalam kegiatan operasi pasar menjelang Ramadan.

Sedangkan untuk kegiatannya akan dilaksanakan di 26 Kecamatan dan bekerja sama dengan Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Di 26 kecamatan kita sudah kerja sama dengan Bulog untuk melaksanakan operasi pasar dan kita punya beras yang dioplos itu, yang sudah ditahan akan dioperasipasarkan dengan harga murah. Untuk harganya pokoknya semurah mungkin. Untuk rakyat aja gitu,” jelasnya.

BACA JUGA:Kapolsek Sukahaji Hadiri Deklarasi Damai Pilkades Serentak, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan

BACA JUGA:TOL CISUMDAWU Beroperasi dari Cileunyi sampai Dawuan saat Mudik, Bandung ke Majalengka Bablas

Sedangkan untuk kegiatan di bulan Ramadan, bupati menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Majalengka sudah mengagendakan Jumat Keliling. Dengan pembagian tiga tim, tim pertama bupati, tim kedua wakil bupati dan tim ketiga sekda.

”Jadi selama bulan Ramadan ada empat Jumat, kita sudah isi dan bagi tiga tim. Intinya silaturahmi dan penyampaian bantuan yatim piatu dan sarana keagamaan untuk setiap kecamatan,” terangnya.

Menurut bupati, Baznas juga akan melaksanakan operasi farkir miskin di 343 desa dan kelurahan dan setiap desanya diambil 50 orang untuk diberikan bantuan.

“Bentuknya sembako kalau tidak salah sudah ada 6 ribu paket sembako untuk kita bagikan,” katanya.
Bupati juga menambahkan menjelang Ramadan ini tidak ingin bahan pokok menjadi langka dan harganya mahal.

BACA JUGA:Jalur Sepeda Favorit di Majalengka, Cocok untuk yang Suka Memacu Adrenalin

BACA JUGA:TOL CISUMDAWU Sampai Mana Sekarang? Simak Penjelasannya

Oleh sebab itu, pemkab sudah bekerja sama dengan kepolisian agar mengantisipasi adanya upaya penimbunan yang bisa menimbulkan harga naik, dan barang kebutuhan pokok rakyat langka.
"Pokoknya saya fokus untuk rakyat karena bagaimana pun rakyat butuh itu,” tegasnya. (bae)  

BACA JUGA:UPDATE Terkini TOL CISUMDAWU dari Majalengka, Sudah Selesai dan Siap Dilewati

Sumber: