Kasus Viral Pejabat Majalengka dan Perempuan Berakhir Damai, Diakui Hanya Salah Paham
Perempuan berinisial Y dan Kuasa Hukum E, menggelar jumpa pers-Dok-Istimewa
“Saya meminta maaf kepada keluarga dan berharap masalah ini bisa diselesaikan dengan baik,” ujar Y dengan suara lirih.
Kuasa hukum E berharap perdamaian ini menjadi akhir dari spekulasi di masyarakat.
BACA JUGA:MWC NU Jatiwangi Gemakan “Jatiwangi Bershalawat” di Peringatan Maulid Nabi dan Hari Santri 2025
“Kami mohon agar masyarakat tidak lagi memperpanjang masalah ini. Kedua pihak sudah saling memaafkan dan berkomitmen memperbaiki diri,” ucap Eli.
Kasus ini bermula dari unggahan video seorang perempuan berhijab hitam yang mengaku hamil dan meminta pertanggungjawaban dari pejabat E.
Video berdurasi satu menit itu viral dan menjadi perbincangan hangat di kalangan warga Majalengka.
Dalam klarifikasi terbaru, Y menjelaskan bahwa video tersebut direkam atas permintaan oknum wartawan yang mengaku ingin menyampaikan persoalannya kepada bupati, bukan untuk dipublikasikan.
“Saya kira video itu hanya untuk dikirim ke Bupati, bukan diunggah ke media sosial,” kata Y.
Ia juga menegaskan bahwa nilai uang yang disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah dalam pemberitaan sebelumnya tidak benar.
“Saya sama sekali tidak mengetahui nilai sebesar itu. Saya tidak pernah menuntut jumlah uang tertentu,” jelasnya.
Y mengakui banyak kesalahpahaman yang terjadi antara dirinya dan E, serta mengaku sudah menemukan jalan damai tanpa pengacara.
BACA JUGA:Kumpulan Prompt Gemini AI Foto Wanita Berhijab Cantik, dengan Style Chic dan Fashionable
“Saya sudah berkomunikasi langsung dengan pihaknya dan menemukan titik penyelesaian. Harapan saya, semua berita tentang kami ditutup dan tidak diperpanjang,” ujarnya.
Eli Sinaga menyebut penyelesaian damai ini menjadi pelajaran berharga bagi semua aparatur pemerintah.
“Yang penting sekarang memperbaiki nama baik dan kepercayaan masyarakat terhadap Pemkab Majalengka,” tutupnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
