Kalau terasa sulit menghafalnya, sebenarnya kita bisa pakai kalimat sederhana saja, misalnya dalam hati berkata, “Saya niat puasa besok karena Allah.”
Sesederhana itu pun sudah sah, yang penting benar-benar diniatkan sebelum azan subuh.
Sebagian ulama, khususnya dari mazhab Maliki, berpendapat bahwa niat puasa boleh dilakukan sekaligus untuk satu bulan penuh di awal Ramadan.
Jadi, di malam pertama Ramadan, seseorang sudah bisa memasang niat untuk menjalankan puasa sebulan penuh karena Allah.
Cara ini dianggap sah, selama memang dari awal sudah ada tekad kuat untuk berpuasa satu bulan penuh.
Bacaan niat puasa satu bulan penuh:
Arab:
نَوَيْتُ صَوْمَ شَهْرِ رَمَضَانَ كُلِّهِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma syahri Ramadhāna kullihi lillāhi ta‘ālā.
Artinya: Saya niat berpuasa satu bulan penuh di bulan Ramadan karena Allah Ta‘ala.
Meski begitu, dalam praktiknya banyak orang tetap memilih untuk berniat setiap malam. Alasannya sederhana, supaya lebih tenang dan hati terasa lebih mantap.
Selain itu, siapa tahu di tengah bulan ada halangan seperti sakit atau bepergian, jadi niatnya tetap diperbarui setiap hari.
BACA JUGA:Motor Listrik Jarak Tempuh 100 km, Bisa Lari Jauh Bahkan Cocok untuk Mudik, Berikut 5 Pilihannya
Rasanya juga lebih afdal karena setiap malam kita kembali mengingat tujuan puasa yang sedang dijalani.