KANG NANA Didukung Keluarga Ponpes Bustanul Hidayah

Rabu 10-05-2023,12:00 WIB
Reporter : Almuaras
Editor : Leni Indarti Hasyim

Terpisah, tokoh ulama asal Desa Cihaur Kecamatan Maja, Ustad Opik Taufiq menyatakan dirinya hadir pada acara walimatulsyaffar atas undangan Kiai Syahrudin.

BACA JUGA:CIAMIK! Ini Tempat Wisata di Majalengka yang Instagramable Banget, Cocok Buat Update Status

BACA JUGA:RISIH! Nih Simak Cara Agar Orang Tidak Bisa Kirim WA ke Kita Tanpa Harus Blokir, Mudah Saja

Ia sangat mengapresiasi kehadiran Kang Nana pada momentum tersebut. Ia sangat mendukung dan ikut mendoakan cita-cita Kang Nana untuk memimpin Kabupaten Majalengka.

“Kami kerap mendoakan Kang Nana agar apa yang dicita-citakan untuk memimpin Kabupaten Majalengka terkabul  menjadikan Majalengka BERKAH,” ujar Ustad Opik kepada wartawan koran ini, di sela acara halal bihalal tersebut.

Seorang tamu undangan asal Kecamatan Palasah yang juga guru RA, Titin Kartini (48) mengakui dirinya baru kali ini melihat sosok Kang Nana pada acara walimatussyafar. Ia ikut medukung Kang Nana untuk maju pada Pemilukada 2024 mendatang.  

Ibu lima anak ini berharap bila Kang Nana terpilih jadi orang nomor satu di Kabupaten Majalengka agar lebih peduli dan perhatian kepada RA dan pondok pesantren.
“Semoga bila Kang Nana terpilih menjadi Bupati Majalengka, ia amanah dan bisa mewujudkan Kabupaten Majalengka yang BERKAH,” ujarnya.

Sementara alumni santri Ponpes Bustanul Hidayah. Yogi Moch Dahlan asal Desa Argalingga Kecamatan Argapura menyebutkan dirinya sudah 3 tahun menimba ilmu di Ponpes Bustanul Hidayah. Ia belajar  ilmu nahwu, shorof, tarekat dan hakekat.

BACA JUGA:Jalin Sinergitas, Kapolres Majalengka Terima Kunjungan Kepala ATR/BPN

Diakuinya, setelah belajar agama di Ponpes Bustanul Hidayah, ia kini menimba ilmu di Pondok Pesantren Riyadhul Huda Desa Waringin Kecamatan Palasah pimpinan KH  Djafar Shodiq. Ia selama mengikuti acara bertugas di dapur, sehingga tidak konsern mengikuti  acara. Ia mengakui melihat  spanduk ucapan selamat datang untuk Kang Nana yang kabarnya akan maju pada Pemilukada Majalengka.

“Kalau guru saya saja mendukung Kang Nana untuk memimpin Kabupaten Majalengka, tentu saya sebagai santrinya akan mendukung dan mengikuti pak kiai,” ujarnya.

Senada santriwati Ponpes Bustanul Hidayah, Neng Rika mengaku baru melihat sekilas sosok Kang Nana pada acara di Ponpes Bustanul Hidayah. Santri yang sudah empat tahun menimba ilmu di Ponpes Bustanul Hidayah ini menegaskan, bila  pimpinan ponpes  saja mendukung Kang Nana untuk maju menjadi calon bupati  Majalengka, maka tentu para santri dan orangtua/wali  santri akan mengikutinya.

Santri perempuan yang kini memilih untuk mengikuti  pendidikan formal persamaan paket C ini menyebut melihat sekilas sosok Kang Nana orangnya sederhana tapi cukup berwibawa. “Sayang waktu pidatonya singkat sehingga Kang Nana tidak banyak  menyampaikan sambutan,” ujarnya.

BACA JUGA:Bertahap, Layanan Kantor Cabang dan ATM BSI Kembali Pulih

Sementara itu, Habib Ahmad Alkaff dalam tausiahnya mengharapkan agar usai Lebaran atau  Idul Fitri 1444 H ini keimanan dan ketakwaan semakin meningkat. “Idul Fitri itu maknanya kembali fitrah dan semoga  usai Ramadan ini, tingkat iman dan takwa kita lebih meningkat,” harap Habib asal Desa Ciborelang Kecamatan Jatiwangi ini.

Sebelum naik panggung menyampaikan tausiah, Habib Ahmad sempat berbincang dengan Kang Nana dan Pimpnan Ponpes Bustanul Hidayah dengan sangat akrab.
Sementara itu, Kang Nana didaulat untuk menyampaikan sambutan. Dengan diawali membaca Sholawat Adrikni/Adrikiyah, Kang Nana mengajak jamaah untuk selalu dan terus bersyukur atas nikmat yang telah Allah berikan.

Kategori :