Polemik Statuta 2026, IKBM Unma Gelar Unras Di Depan Kampus dan YPPM

Polemik Statuta 2026, IKBM Unma Gelar Unras Di Depan Kampus dan YPPM

Mahasiswa Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Majalengka (IKBM Unma) menggelar unjuk rasa terkait polemik Statuta 2026 yang dianggap cacat prosedural.-Foto: Ono Cahyono-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Puluhan mahasiswa yang tergabung kedalam Ikatan Keluarga Besar Mahasiswa Universitas Majalengka (IKBM Unma) menggelar unjuk rasa terkait polemik Statuta 2026 yang dianggap cacat prosedural.

Unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa tersebut merupakan puncak keresahan akibat Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) Universitas Majalengka (Unma), tidak menggubris tuntutan mahasiswa (BEM) pada aksi sebelumnya bersamaan Dies Natalis Unma ke 20 akhir pekan lalu.

Dalam unjuk rasa tersebut juga di warnai pencabutan banner dan spanduk pemilihan Rektor dan Dekan yang terpampang di rektorat Universitas Majalengka.

Selain itu juga mahasiswa membakar ban hingga memaksa seluruh rektorat untuk menandatangani tuntutan mahasiswa terkait pencabutan dan merevisi Statuta tahun 2026.

BACA JUGA:Rekomendasi Motor Listrik 2026 ,Ini Deretan Motor Listrik Mulai dari Polytron Fox Series yang Awet Seharian

Tidak sampai disitu, usai rektorat sepakat dengan tuntutan mahasiswa terkait revisi Statuta, puluhan mahasiswa bersama jajaran rektorat pun kembali menggelar Unras didepan kantor Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) Universitas Majalengka (Unma) yang mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Tidak puas tuntutan yang dibacakan mahasiswa hanya di terima oleh wakil ketua Yayasan Pembina Pendidikan Majalengka (YPPM) Unma, H Setiahadi Martomijoyo SH para perwakilan mahasiswa kemudian merangsek masuk ke dalam kantor untuk mencari dan menemui ketua Yayasan Pembina YPPM.

Namun sayangnya, upaya mahasiswa sweeping ke dalam kantor YPPM tidak menemui ketua pembina dengan alasan ada kegiatan di Jakarta.

"Ada satu kejanggalan. Di ruang rapat kami menemukan ada botol minum dan AC dinyalakan. Apakah sebelum menggelar aksi, ada rapat jajaran YPPM? Ini tentu mengandung kecurigaan," kata perwakilan mahasiswa Reza.

BACA JUGA:6 Tanaman Hidroponik Minimalis Dalam Ruangan, Solusi Praktis Bikin Rumah Lebih Segar dan Estetik

Koordinator Unras IKBM Unma, Nendi Nurdiana menegaskan unjuk rasa tersebut karena pihaknya menyatakan mosi tidak percaya terhadap kinerja YPPM.

"Aksi ini merupakan puncak kegelisahan dan kekecewaan kami terhadap tata kelola dan kinerja YPPM yang kian menjauh dari prinsip transparansi, akuntabilitas, dan semangat demokrasi kampus yang sehat," tegas Nendi, kepada wartawan.

Nendi mengatakan kekecewaan itu bermula saat agenda sosialisasi Statuta 2026 dan tata cara pemilihan rektor dan dekan Jumat pekan lalu.

Di mana pihak YPPM secara sadar menutup akses terhadap draf kebijakan baik dalam bentuk fisik maupun digital.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait