BIJB Kertajati Sudah Lengkap, Tinggal Optimalisasi Sinergi Pusat dan Daerah

BIJB Kertajati Sudah Lengkap, Tinggal Optimalisasi  Sinergi Pusat dan Daerah

: Optimalisasi BIJB Kertajati merupakan bagian dari strategi nasional dalam penguatan transportasi udara dan pemerataan pembangunan.-Istimewa-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM – DPR RI menegaskan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka, telah memiliki fasilitas yang lengkap sebagai bandara berstandar internasional.

Tantangan ke depan bukan lagi pada penyediaan infrastruktur, melainkan optimalisasi pemanfaatan melalui sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi V DPR RI sekaligus Ketua DPW PKB Jawa Barat, Syaiful Huda, bersama anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, usai menghadiri peresmian Kantor DPC PKB Majalengka.

“Tantangan ke depan bukan lagi soal infrastruktur, tetapi bagaimana mengoptimalkan operasional bandara melalui sinergi pemerintah pusat dan daerah,” ujar Syaiful Huda, Jumat malam (27/12/2025).

BACA JUGA:Cocok Untuk Usaha dan Udah Pake AC, Ini Rekomendasi Motor Listrik Roda 3 Harga 20 Jutaan?

Syaiful mengungkapkan, dari sisi fasilitas dan infrastruktur, BIJB Kertajati tidak memiliki kekurangan untuk melayani penerbangan domestik maupun internasional. Oleh karena itu, diperlukan langkah terpadu lintas pemerintahan agar bandara tersebut dapat beroperasi secara maksimal.

“Dari seluruh fasilitas yang dibutuhkan untuk level bandara internasional, BIJB sudah lengkap. Sekarang tinggal bagaimana pusat dan daerah mengoptimalkannya,” katanya.

Menurut Syaiful, Komisi V DPR RI bersama Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mengkaji berbagai skema agar BIJB Kertajati dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan dampak ekonomi yang luas bagi Jawa Barat, khususnya wilayah Ciayumajakuning.

“Ini investasi besar negara yang tidak boleh dibiarkan menganggur. Karena itu, sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah menjadi kunci,” tegasnya.

BACA JUGA:Motor Listrik Polytron Harga Mulai 10 Jutaan Ada Apa Aja? Berikut Fitur dan Info Harganya

Dalam kesempatan yang sama, anggota Komisi VIII DPR RI, KH Maman Imanulhaq, menekankan pentingnya langkah konkret dan berkelanjutan untuk menghidupkan kembali aktivitas BIJB Kertajati. Salah satu opsi yang dinilai potensial adalah optimalisasi penerbangan umrah melalui kerja sama dengan maskapai penerbangan.

“Penerbangan umrah bisa menjadi salah satu penggerak utama agar BIJB kembali beroperasi secara optimal,” ujar Maman.

Ia menambahkan, optimalisasi BIJB Kertajati merupakan bagian dari strategi nasional dalam penguatan transportasi udara dan pemerataan pembangunan. Dengan fasilitas yang telah siap, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penentu keberlanjutan operasional bandara tersebut.

Lebih lanjut, Maman mengungkapkan bahwa DPR RI bersama para pemangku kepentingan berencana menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Januari 2026. FGD tersebut akan melibatkan pengelola BIJB, PT Angkasa Pura, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pemerintah daerah, anggota DPR RI dari daerah pemilihan setempat, serta pihak terkait lainnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait