Tabel Angsuran KUR BRI 10 Juta 2025, Cek Cicilan Terendahnya Mulai dari Pinjaman 1 Juta

Tabel Angsuran KUR BRI 10 Juta 2025, Cek Cicilan Terendahnya Mulai dari Pinjaman 1 Juta

Tabel Angsuran KUR BRI 10 Juta 2025, Cek Cicilan Terendahnya Mulai dari Pinjaman 1 Juta -radarmajalengka-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Program KUR BRI 2025 kembali menjadi tumpuan utama bagi pelaku UMKM di tengah upaya pemulihan ekonomi nasional yang perlahan menunjukkan arah positif.

Melalui skema pembiayaan produktif ini, Bank Rakyat Indonesia (BRI) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan sektor usaha kecil dan menengah dengan bunga ringan dan proses pengajuan yang mudah.

Tidak hanya berperan sebagai lembaga perbankan, BRI juga menjadi penggerak ekonomi rakyat yang berfokus pada pemberdayaan usaha di berbagai sektor produktif.

Memasuki paruh kedua tahun 2025, KUR BRI 2025 masih menyisakan kuota penyaluran yang sangat besar, yakni mencapai Rp91 triliun.

BACA JUGA:Daftar Tabel KUR BRI Pinjaman 150 Juta Terbaru Edisi Oktober, Cicilan Terendahnya Berapa? Syaratnya Apa?

Angka ini mencerminkan peluang luas bagi pelaku usaha kecil yang tengah mencari tambahan modal usaha dengan bunga rendah.

Dari total kuota Rp175 triliun yang ditetapkan pemerintah, hingga akhir Juni 2025 baru sekitar Rp83,88 triliun yang tersalurkan.

Artinya, masih lebih dari separuh dana KUR BRI belum dimanfaatkan secara maksimal, sehingga kesempatan untuk mengajukan pembiayaan ini terbuka lebar bagi masyarakat yang memenuhi syarat.

Sisa plafon yang besar tersebut menjadi momentum penting bagi para pelaku UMKM untuk memperluas kegiatan usahanya.

BACA JUGA:Edit Foto Pakai Prompt Gemini AI Bersama Pasangan atau Idola, Gaya Romantis Ala Photobox dan Polaroid Terbaru

Apalagi, sasaran penyaluran KUR BRI 2025 difokuskan pada sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, industri pengolahan, dan perdagangan.

Penyaluran dana KUR yang tepat sasaran ini juga terbukti membantu menciptakan lapangan kerja baru serta memperkuat daya saing ekonomi lokal di berbagai daerah.

Dari sisi manajemen risiko, BRI tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dengan rasio kredit bermasalah (NPL) yang terjaga di level rendah, yakni 2,48%.

Hal ini menunjukkan bahwa meskipun proses pengajuan dibuat mudah dan cepat, seleksi kelayakan usaha tetap dilakukan secara profesional.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait