Pascasarjana Unikom Latih UMKM PKK
Ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas UMKM dan PKK Kelurahan Majalengka Kulon mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema pemberdayaan komunitas usaha mikro. -Almuaras-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM — Puluhan ibu-ibu yang tergabung dalam komunitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Kelurahan Majalengka Kulon mengikuti kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertema pemberdayaan komunitas Usaha Mikro. Kegiatan ini berlangsung di aula Kelurahan Majalengka Kulon pada Kamis (10/7).
Lurah Majalengka Kulon, Roswati SIP MSi menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menghadirkan dua mahasiswa Program Doktor dari Universitas Komputer Indonesia (Unikom) Bandung yang tengah melaksanakan program pengabdian masyarakat di wilayahnya. Program ini bertujuan mendukung pekerjaan layak, keberlanjutan usaha, serta inklusivitas komunitas.
Dua mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen Pascasarjana Unikom tersebut adalah Hafni Rizanuddin Nur dan Hendar Rubedo SE MM yang juga merupakan dosen di perguruan tinggi.
Menurut Lurah Roswati, kegiatan ini diikuti oleh 20 orang peserta dari Kelompok PKK yang tergabung dalam komunitas “Bupencu”. Pelatihan berlangsung sejak pukul 13.30 hingga 17.00 WIB.
BACA JUGA:Burung Hantu Jadi Andalan Kendalikan Hama Tikus
Roswati juga menjelaskan bahwa Kelurahan Majalengka Kulon merupakan ibu kota Kabupaten Majalengka karena Pendopo Bupati berada di wilayah tersebut. Kelurahan ini terdiri dari 43 RT dan 13 RW, dengan jumlah penduduk hampir mencapai 12.000 jiwa.
Ia mengakui bahwa mata pencaharian warga kini telah banyak bergeser ke sektor perdagangan. Tercatat sekitar 250 pelaku usaha di wilayahnya, mulai dari penjual sorabi hingga pengrajin.
“Alhamdulillah, para pelaku UMKM di Kelurahan Majalengka Kulon sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) dan telah melek digital, bahkan mulai memasarkan produk secara online,” ujarnya.
Sementara itu, Hafni Rizanuddin Nur, salah satu pemateri yang juga mahasiswa Pascasarjana Unikom Bandung, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk membekali para pelaku UMKM dengan pemahaman mendalam mengenai Tanggung Jawab Sosial (TRS) dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Materi yang kami sampaikan meliputi pengenalan konsep TRS dan SDGs serta mendorong terciptanya UMKM yang bertanggung jawab, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Hafni.
Pemateri lainnya, Hendar Rubedo SE MM memberikan pelatihan terkait literasi digital dan strategi pemasaran daring.
“Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk meningkatkan literasi digital pelaku UMKM, mendorong pemanfaatan media sosial dan e-commerce, memberikan keterampilan praktis dalam promosi digital, serta memperkuat branding produk lokal,” jelasnya.
Dalam pelatihan tersebut, para peserta juga dibekali pengetahuan dasar mengenai manajemen usaha dan kewirausahaan sosial. (ara)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
