Sebut Inshaallah Kami Akan Menang, Ini Agama Patrick Kluivert: Pelatih Timnas yang Siap Maju ke Piala Dunia

Sebut Inshaallah Kami Akan Menang, Ini Agama Patrick Kluivert: Pelatih Timnas yang Siap Maju ke Piala Dunia

Sebut inshaallah kami akan menang, apa agama yang dianut coach Patrick kluivert? -Instagram @patrickkluivert9-radarmajalengka.com

RADARMAJALENGKA.COM - Profil pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, kembali disorot usai dirinya menyebut kata "inshaallah kami akan menang".

Alhasil, karena statement terbarunya, banyak netizen yang penasaran soal agama yang dianut oleh coach Kluivert usai fasih mengucapkan inshaallah. 

Belum lagi, coach Patrick sudah percaya diri bahwa Timnas akan bertanding penuh di round 4, Kualifikasi Piala Dunia 2026, untuk hasil yang nanti bisa membanggakan semuanya. 

Dan, skuad garuda juga sudah menargetkan beberapa kemenangan untuk melawan Arab Saudi dan Irak sebagai rival utama yang harus dihadapi. 

BACA JUGA:Deretan Prompt Gemini AI Studio Foto Ala Photobox, Lengkapi Koleksi Fotomu Bareng Keluarga atau Pasangan

"Inshaallah kamu siap membuat negara ini bangga kepada kami," Ujar pelatih asal Belanda tersebut. 

"Kami akan melakukan yang terbaik, untuk tampil di level tertinggi dan mempersiapkan para pemain sebaik mungkin," Sambung pelatih berusia 49 tahun itu.

Yang jelas, dari statement terbaru coach Kluivert ini, bisa dikatakan bahwa dirinya tahu betul, soal iklim di Indonesia, terutama soal keyakinan mayoritas. 

Dengan mengucapkan inshaallah, coach Kluivert seakan berpasrah untuk semua hasil yang akan nanti diraih, namun bukan sembarangan pasrah, tapi juga sembari berusaha di round 4.

BACA JUGA:Program Pemutihan Pajak Kendaraan Majalengka 2025 Berakhir, P3DW Apresiasi Antusiasme Warga

Nah, soal statement coach Kluivert yang sampai menyebut kata Inshaallah, itu adalah bentuk kesiapannya sebagai seorang pelatih untuk menghadapi ujian yang berat. 

Dan juga, sebagai bentuk mempelajari budaya lokal, terutama dari segi kultur Indonesia, yang kental dengan agama dan budaya lokal. 

Kendati demikian, walau fasih mengucapkan inshaallah, ternyata agama coach Kluivert itu belum diketahui, karena tidak ada informasi tambahan. 

Yang jelas, walaupun agama coach Patrick belum diketahui, tetapi pelatih asal Belanda kelahiran 1 Juli 1976 itu, tetap menjunjung tinggi toleransi kepada sesama. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait