Pemkab Majalengka Dukung Program Bongkar Ratoon Tebu
Pemkab Majalengka menyatakan kesiapan mendukung Program Bongkar Ratoon Tebu guna mempercepat swasembada gula nasional.-Humas Pemkab Majalengka-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka menyatakan dukungan penuh terhadap Program Bongkar Ratoon Tebu yang digulirkan Kementerian Pertanian (Kementan) guna mempercepat terwujudnya swasembada gula nasional.
Dukungan tersebut diperkuat dengan keberadaan Pabrik Gula (PG) Jatitujuh sebagai penopang utama industri gula di wilayah Majalengka.
Berdasarkan hasil sinkronisasi data hingga 9 Januari 2026, realisasi penyaluran benih bongkar ratoon tebu di Majalengka baru mencapai 417 hektare dari target 1.000 hektare. Sementara di Indramayu baru terealisasi 170 hektare dari target yang sama.
Untuk menutup kekurangan tersebut, penyedia benih PT Nadi Mitra Sejahtera menyanggupi pendistribusian sisa benih seluas 583 hektare untuk Majalengka dan 830 hektare untuk Indramayu, yang ditargetkan rampung pada pekan keempat Januari 2026.
Kepala Dinas Pertanian, Perikanan, dan Ketahanan Pangan (DP3K) Majalengka, H Gatot Sulaeman, mengatakan program ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas tebu sekaligus memperkuat ketahanan pangan.
“Majalengka siap mendukung penuh program ini, baik melalui pendampingan petani, kesiapan lahan, maupun koordinasi lintas sektor,” katanya, Selasa (20/1/2026).
Ia menambahkan, lahan tebu di Majalengka saat ini mencapai sekitar 3.000 hektare yang tersebar di Kecamatan Jatitujuh, Kertajati, Ligung, dan Sumberjaya. Dengan dukungan PG Jatitujuh, Majalengka dinilai memiliki posisi strategis sebagai daerah penyangga produksi gula di Jawa Barat.
Sementara itu, salah seorang petani tebu, Herman, mengaku terbantu dengan program tersebut dan berharap distribusi benih dapat dilakukan tepat waktu agar proses tanam tidak terganggu. (ono)
BACA JUGA:Buka Semangat 2026, Yamaha WR155 R Tampil Ikonik dengan Desain Body dan Grafis Anyar
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
