RADARMAJALENGKA.COM - Pergerakan harga logam mulia kembali menjadi sorotan publik. Tak hanya emas, harga perak Antam di Pegadaian juga menarik perhatian, terutama setelah mengalami penurunan pada perdagangan terbaru.
Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, harga perak murni produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk pada Rabu, 18 Februari 2026 tercatat turun menjadi Rp46.000 per gram.
Angka ini merosot cukup dalam dibandingkan posisi sehari sebelumnya yang berada di level Rp48.000 per gram. Penurunan sebesar Rp2.000 tersebut memperpanjang tren koreksi dalam beberapa hari terakhir.
Penurunan harga ini sejalan dengan pergerakan harga perak global. Mengutip data pasar komoditas internasional, pada pukul 09.32 WIB, harga silver spot tercatat di level USD73,4266 per troy ounce atau turun sekitar 0,14 persen.
Koreksi harga global ini turut memengaruhi harga perak domestik, termasuk harga jual di Pegadaian.
Rincian Harga Perak Batangan
Berikut daftar harga perak batangan terbaru:
- Perak batangan 1 gram: Rp46.000
- Perak batangan 250 gram: Rp11,9 juta (PPN 11 persen menjadi Rp13.209.000)
- Perak batangan 500 gram: Rp23 juta (PPN 11 persen menjadi Rp25.530.000)
Selain itu, tersedia juga produk perak heritage dengan rincian sebagai berikut:
- Perak 31,1 gram: Rp1.978.395 (PPN 11 persen menjadi Rp2.196.018)
- Perak 186,6 gram: Rp10.748.896 (PPN 11 persen menjadi Rp11.931.275)
Harga tersebut dapat berbeda di masing-masing outlet Pegadaian, tergantung ketersediaan stok dan kebijakan cabang. Oleh karena itu, masyarakat disarankan mengecek langsung ke gerai terdekat sebelum melakukan transaksi.
Faktor yang Mempengaruhi Harga
Harga perak dipengaruhi oleh sejumlah faktor global, mulai dari pergerakan dolar Amerika Serikat, kebijakan suku bunga bank sentral, hingga kondisi geopolitik.
Ketika dolar menguat atau suku bunga naik, harga komoditas seperti perak cenderung tertekan.
Di sisi lain, perak memiliki karakter ganda: sebagai instrumen investasi dan bahan baku industri. Logam ini banyak digunakan dalam industri elektronik, panel surya, otomotif, hingga perhiasan.\