“Ini merupakan peninggalan sejarah yang memiliki dasar kuat. Kami optimistis dapat mengusulkannya sebagai cagar budaya,” tegasnya.
Terkait pengelolaan wilayah, Pemkab Majalengka juga telah berkoordinasi dengan Kodim 0617/Majalengka, mengingat lokasi berada di wilayah teritorial TNI AD.
Komandan Kodim 0617/Majalengka Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, S.I.P., M.I.P., menyatakan dukungannya terhadap pengembangan Goa Jepang sebagai sarana rekreasi sekaligus pendidikan sejarah.
“Tempat ini tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga untuk menanamkan wawasan kebangsaan, nilai sejarah, patriotisme, dan nasionalisme,” ujarnya.
Dengan konsep tersebut, Goa Jepang Majalengka diharapkan menjadi ikon wisata sejarah baru di Jawa Barat yang mampu menarik wisatawan lokal maupun nasional. (bae)