Hujan Intensitas Tinggi, Terjadi Longsor di Desa Argamukti Majalengka

Rabu 28-01-2026,14:25 WIB
Reporter : Baehaqi
Editor : Yuda Sanjaya

"BPBD Majalengka juga mencatat dampak terhadap infrastruktur dan sektor pertanian, berupa satu unit jembatan terdampak serta 150 hektare sawah terendam. Sementara itu, tidak ada laporan kerusakan jalan maupun lahan nonpertanian," ungkapnya. 

Sementara itu, pada puncak kejadian 23–24 Januari 2026, BPBD mencatat 39 titik bencana yang tersebar di 35 desa/kelurahan pada 13 kecamatan.

Bencana tersebut dipicu hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang berlangsung lebih dari lima jam disertai angin kencang.

Puluhan titik bencana tersebar di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Maja, Cigasong, Majalengka, Argapura, Banjaran, Jatitujuh, Bantarujeg, Sindangwangi, Malausma, hingga Lemahsugih.

BACA JUGA:Jarak Tempuh Jauh Tembus 200 Km, Berikut 4 motor Listrik Jarak yang Bisa Dipakai untuk Mudik di Idul Fitri

Kejadian meliputi pohon tumbang, banjir luapan sungai, tanah longsor yang menutup akses jalan, hingga rumah warga terendam.

Dalam penanganannya, BPBD Majalengka bersama TNI, Polri, aparat kecamatan, perangkat desa, dan relawan melakukan asesmen lapangan, pembersihan material longsor, penanganan pohon tumbang, serta evakuasi warga terdampak.

BPBD juga berkoordinasi dengan BBWS Cimanuk–Cisanggarung terkait pengaturan pintu air Bendung Rentang untuk mengendalikan debit air.

BPBD Kabupaten Majalengka mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya bagi warga yang tinggal di wilayah rawan longsor dan bantaran sungai.

BACA JUGA:Tembus 200 Km Sekali Cas! Ini 5 Motor Listrik yang Cocok Buat Mudik, Performa Tangguh & Hemat Biaya

Masyarakat diminta segera melaporkan kejadian bencana agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terkoordinasi.

Kategori :