Hujan Intensitas Tinggi, Terjadi Longsor di Desa Argamukti Majalengka

Rabu 28-01-2026,14:25 WIB
Reporter : Baehaqi
Editor : Yuda Sanjaya

RADARMAJALENGKA.COM - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi pada Rabu, 28, Januari 2026 menyebabkan longsor di Desa Argamukti, Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka.

Material longsor sempat menutup ruas jalan tersebut hingga tidak bisa dilintasi.

Saat ini, material tanah longsor sudah dilakukan pembersihan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majalengka bersama dengan warga setempat.

Menurut BPBD Majalengka, terhitung sejak 1 hingga 25 Januari 2026 terdapat 58 kejadian bencana.

BACA JUGA:Harga Motor Listrik Mirip NMAX Bervariasi, Ini 5 Pilihan Terbaik di 2026 dengan Spesifikasi & Keunggulan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Majalengka, Agus Tamim bencana alam masih mendominasi dengan jumlah 57 kejadian, sementara satu kejadian lainnya masuk dalam kategori bencana nonalam berupa wabah penyakit.

"Dari total bencana alam tersebut, banjir menjadi kejadian terbanyak dengan 34 kasus, disusul tanah longsor sebanyak 18 kejadian, serta cuaca ekstrem sebanyak lima kejadian."

"Selama periode tersebut, BPBD tidak mencatat adanya kejadian kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, gempa bumi, maupun erupsi gunung api," kata Agus, kepada radarmajalengka.com saat dihubungi.

Selain itu, pada kategori bencana sosial tercatat satu kejadian konflik sosial, dan pada kategori bencana lainnya juga terdapat satu kejadian.

BACA JUGA:Bisa Tembus 200 Km! 6 Daftar Motor Listrik Lokal dengan Jarak Tempuh Jauh, Bisa Dipakai untuk Mudik 2026

BPBD mencatat dampak bencana terhadap masyarakat cukup signifikan. Sebanyak satu orang dilaporkan meninggal dunia, sementara 68 orang terpaksa mengungsi.

Tidak terdapat laporan korban hilang maupun luka-luka. Secara keseluruhan, 2.184 jiwa terdampak langsung akibat berbagai kejadian bencana tersebut.

Dari sisi kerusakan, tercatat 716 unit rumah terdampak, dengan rincian 36 rumah rusak ringan, 7 rumah rusak sedang, 4 rumah rusak berat, dan 669 rumah terendam.

Selain rumah warga, bencana juga berdampak pada lima satuan pendidikan, enam rumah ibadah, serta satu fasilitas kesehatan. Tidak terdapat laporan kerusakan kantor pemerintahan.

BACA JUGA:Mobil Listrik BYD Denza D9 Bisa Jadi Alternatif Mobil Keluarga MPV Mewah, Harganya Ngga Sampai 1M

Kategori :