Pembangunan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jateng Dipercepat, Dukung Program MBG

Kamis 26-06-2025,12:08 WIB
Reporter : Baehaqi
Pembangunan Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jateng Dipercepat, Dukung Program MBG

SURAKARTA,RADARMAJALENGKA.COM – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menghadiri acara groundbreaking pembangunan gedung Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 24 Polres jajaran Polda Jateng pada Rabu, 25 Juni 2025. Pembangunan SPPG ini bertujuan untuk mengakselerasi pemenuhan kebutuhan dapur makan bergizi gratis (MBG) di seluruh wilayah Jawa Tengah.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menjelaskan bahwa pembangunan SPPG ini merupakan langkah penting dalam mendukung program MBG, yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah pusat. “Diharapkan, puluhan SPPG yang akan dibangun di berbagai Polres di Jawa Tengah dapat selesai dalam waktu tiga bulan ke depan,” ujar Kapolri usai acara groundbreaking yang berlangsung di Kompleks Polresta Surakarta.

BACA JUGA:Kejari Musnahkan Barang Bukti dari 53 Perkara

BACA JUGA:Tekan Angka Penyakit Katarak, Pemkab Majalengka Bikin Program Bengras

Evaluasi dan Rencana Pengembangan SPPG

Untuk tahap pertama, sebanyak 24 Polres di Jawa Tengah akan membangun SPPG, dengan harapan dapat memberikan manfaat kepada 90.717 orang. “Kami akan melakukan evaluasi terhadap program ini, jika berjalan dengan baik, masing-masing Polres akan diproyeksikan memiliki 2-3 SPPG,” tambah Kapolri.

Selain itu, Kapolri juga mengapresiasi langkah Pemprov Jateng yang sudah membentuk satuan tugas (Satgas) MBG. Satgas tersebut nantinya akan bekerja sama dengan satgas serupa yang dimiliki oleh Polri, untuk memastikan kualitas gizi yang optimal bagi anak-anak di tingkat TK hingga SMA.

BACA JUGA:Ketua DPC PDIP Majalengka Tegaskan PAW Hanya Bisa Dilakukan Atas Usulan Partai

Ketersediaan dan Kebutuhan SPPG di Jawa Tengah

Gubernur Ahmad Luthfi mengungkapkan bahwa hingga 24 Juni 2025, terdapat sekitar 237 titik SPPG di Jawa Tengah, yang terdiri dari SPPG Khusus (TNI), SPPG Ponpes, dan SPPG Mandiri. Sementara itu, kebutuhan total untuk dapur MBG di Jawa Tengah diperkirakan mencapai sekitar 3.000 titik.

Dengan total sasaran penerima manfaat yang mencapai 9 juta orang, rincian penerima manfaat MBG terdiri dari siswa TK, SD, SMP, SMA, SMK, Ponpes, dan SLB sebanyak 7.939.945 orang, ibu hamil sebanyak 439.931 orang, ibu menyusui sebanyak 420.638 orang, serta anak-anak stunting sebanyak 198.993 anak.

Peran Kolaborasi dalam Pemenuhan Gizi

Pemprov Jateng berkomitmen untuk terus memperkuat program ini dengan melibatkan berbagai pihak. “Satgas MBG kita sudah ada, kami melibatkan seluruh pihak seperti TNI, Polri, swasta, serta mitra mandiri untuk bersama-sama memenuhi kebutuhan gizi masyarakat,” tambah Gubernur Luthfi.

Upaya lain yang dilakukan oleh Pemprov Jateng adalah mengusulkan pembangunan SPPG di 134 titik lokasi yang berada di lahan aset Pemkab/Pemkot dan Pemprov. Tim Badan Gizi Nasional (BGN) dan OPD terkait juga sudah melakukan survei di 30 titik lokasi di 12 Kabupaten, sebagian besar di antaranya memenuhi kriteria.

Kategori :