Tips Sa'i Aman bagi Jemaah Risti dan Lansia

Selasa 13-06-2023,17:00 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

JAKARTA, RADARMAJALENGKA.COM - Menjalankan ibdadah umrah maupun haji merupakan ibadah yang memerlukan ketahanan fisik jemaah.

Bagi Jemaah yang tergolong kategori risiko tinggi (risti) dan lanjut usia butuh strategi untuk bisa menjalankan ibadah dengan baik dan aman terutama saat Sa'i.

Juru Bicara PPIH Pusat Ramadhan Harisman mengatakan,“Tips berikut bisa dilakukan jemaah risti dan lansia saat menjalankan Sa’i. Jemaah bisa menggunakan metodenya istirahat-istirahat,” jelasnya saat ditemui di Media center Haji(MCH) Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, dikutip dari kemenag.go.id, Selasa, 13 Juni 2023.

 “Dari Safa ke Marwa jemaah harus jalan kaki kurang lebih 400 meter. Saat jalan dari Safa ke Marwa, sejenak berhenti, istirahat dulu, berdoa 2 menit untuk menurunkan denyut nadi,” sambungnya.

BACA JUGA:Hindari Fitnah, Soal Ketidakhadirannya di Rapat Paripurna, Begini Tanggapan Wakil Ketua II DPRD Majalengka

BACA JUGA:Amel Menjadi Anak Asuh Bupati, Diberi Modal Usaha hingga Dibantu Rutilahu

Intinya dan yang penting, memberikan kesempatan jantung istirahat supaya tidak terlalu terforsir. Kemudian jalan lagi, setiap putaran harus istiratahat. Mungkin selesainya Sa’I lebih lama, tapi lebih aman.

“Karenanya, sebaiknya jemaah yang masih muda dan sehat untuk mendampingi jemaah risti dan lansia agar tidak tertinggal dengan kelompok jemaahnya,” ujar Ramadhan.

“Disarankan, jemaah yang punya riwayat penyakit jantung dan PPOK atau Penyakit Paru Osbstruktif Kronis disarankan memakai kursi roda, karena rawan terhadap serangan jantung. Petugas terus memantau khusus Jemaah risiko tinggi karena mempunyai penyakit bawaan yang sudah diderita dari Tanah Air,” lanjutnya.

Berdasarkan data dari Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) hingga tanggal 10 Juni 2023, pukul 24.00 WIB, terang Ramadhan, jumlah total kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Arab Saudi berjumlah 118.541 orang atau 308 kelompok terbang.

BACA JUGA:Polisi di Majalengka Sosialisasikan Pencegahan TPPO Kepada Perangkat Desa

BACA JUGA:Majalengka Juara Umum Porsenitas Menjadi Kado Harjad, Puncak Harjad Ke-533 Ditutup Kirab Budaya

“Jumlah jemaah dan petugas yang didorong hari ini dari Madinah ke Mekkah sebanyak 6.270 orang atau 16 kloter,” katanya.

Disampaikan Ramadhan, terdapat 3 jemaah haji yang meninggal dunia di Mekkahh atas nama: Acu Sanan Inun asal kloter JKS 40, Bhunidhi Sahumi Samit asal kloter SUB 08, dan Asnawi Said Mihi asal kloter SUB 43

“Sehingga sampai dengan saat ini jumlah jemaah haji yang wafat di Makkah sebanyak 15 orang. Secara keseluruhan, jemaah yang wafat hingga sampai saat ini berjumlah 40 orang. Sesuai ketentuan, Jemaah yang wafat akan dibadalhajikan,” ujarnya..

BACA JUGA:Apel Bersama Muspika, Kapolsek Sukahaji Sosoalisasikan TPPO dan Karhutla

BACA JUGA:Cegah Perdagangan Orang, Polisi RW AIPTU Riyana Saat Sambangi Warga Berikan Himbauan

Kategori :