IGD Penuh, RSUD Majalengka Tolak Pasien

Senin 27-01-2020,10:10 WIB
Reporter : Leni Indarti Hasyim
Editor : Leni Indarti Hasyim

MAJALENGKA- Pelayanan petugas pada Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Majalengka dikeluhkan masyarakat. Seorang warga Kelurahan Cijati Kecamatan Majalengka, Yono (35) mengatakan ayah mertuanya yang sakit tidak diberikan pengobatan dan ditolak karena IGD penuh. “Pasien masih berada di mobil, tapi petugas di IGD tidak memberikan pertolongan dengan alasan penuh, sehingga saya bawa ke RSUD Cideres dan mendapatkan pelayanan dengan baik,” tutur Yono kepada Radar Majalengka kemarin (26/1). Ia mengaku heran karena selama ini, rumah sakit disebut-sebut tidak boleh menolak pasien. Namun nyatanya ayah mertuanya ditolak karena alasan IGD penuh. ”Kami berharap ke depan pelayanan RSUD Majalengka lebih baik lagi dan tidak lagi menolak pasien,” kritiknya. Dikonfirmasi, Kepala Bidang Pelayanan Medis dan Nonmedis, dr H Erni Harleni SKNers mengatakan berdasarkan penjelasan dokter jaga IGD, posisi IGD saat itu sedang penuh. Kemungkinan karena hari libur. Informasi penuhnya IGD, kata dia, juga sudah diberitakan lewat RSM Mobile. “Kalau tempat penuh petugas tidak bisa apa-apa, paling dirujuk ke rumah sakit lain,” ujarnya. Ia pun menyebutkan IGD RSUD Majalengka selama ini kerap kewalahan karena hanya memiliki 11 temapt tidur. Sementara pasien yang datang cukup banyak. Ia menyarankan bagi masyarakat yang memiliki smartphone android dan sudah punya aplikasi RSM Mobile bisa mengecek status IGD terlebih dahulu. “Semoga Februari gedung IGD sebelah timur sudah dapat digunakan untuk pasien thalasemia & IGD kebidanan Bayi baru lahir atau Ponek sehingga bisa menampung lebih banyak pasien,” harapnya. (ara)  

Tags :
Kategori :

Terkait