MAJALENGKA - Bupati Dr H Karna Sobahi MMPd menyetujui jika embarkasi haji dibangun di Majalengka. Hal ini menyusul pernyataan Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanulhaq yang menyebutkan jika embarkasi haji lebih efisien berada di Kabupaten Majalengka. \"Ketika Bandara Kertajati ada di Majalengka, logikanya untuk asrama haji juga harus dekat dengan Bandara. Keuntungannya jelas yaitu efesiensi dan energi. Kita akan efisienkan,\" ujar Karna usai melantik 115 Kepala Sekolah di Kantor Dinas Pendidikan Majalengka, Jumat (3/1). Bupati menegaskan, permintaan pembangunan embarkasi di Majalengka tidak ada kepentingan apapun. Ia menyebut hal itu murni demi efesiensi. Menurut dia, siapa pun tentu mengharapkan embarkasi haji lebih dekat dengan Bandara. \"Masa bandara ada di Majalengka, embarkasi hajinya ada di Indramayu. Tapi persoalannya bukan masalah Indramayu-nya, tapi efisiennya. Tentu untuk Indramayu cocoknya bisa untuk pendidikan lah,\" terang Karna. Menurutnya, jika memang embarkasi haji disetujui di Kabupaten Majalengka, Pemerintah Kabupaten Majalengka telah menyediakan lahan untuk pembangunan tersebut. Disebutkan ada dua titik lokasi yang sudah disiapkan untuk embarkasi haji. \"Dua titik lokasi lahan untuk pembangunan Embarkasi Haji di Majalengka itu di antaranya di wilayah Pagandon Kecamatan Kadipaten dan Palasah,\" paparnya. Kedua lokasi tersebut bahkan sudah siap untuk dihibahkan guna pembangunan embarkasi haji di Kabupaten Majalengka. Lahan tanah pertama di Palasah, seluas 9,5 hektar dan di Pagandon seluas 10 hektar. Kedua titik tersebut juga sudah diajukan ke Kementerian Agama. Diharapkan Kementerian Agama lebih arif menempatkan embarkasi haji di Majalengka. Sementara itu, anggota DPR RI komisi VIII, Maman Imanulhaq menyebut embarkasi haji lebih efisien berada di Majalengka. Hal ini disampaikan saat menghadiri kegiatan memperingati ke-74 Hari Amal Bakti (HAB) di Gedung Islamic Center Kabupaten Majalengka, Jumat (3/1). Menurut Maman, Dirjen Haji dan Umrah harus mempertimbangkan ulang terkait pembangunan embarkasi haji yang akan dibangun di Kabupaten Indramayu. Efisiensi harus dipertimbangkan dalam pembangunan tersebut. \"Ini menyangkut jarak dan efektivitas jamaah haji. Apalagi jika jamaah berasal dari Kertajati sangat tidak efisien. Sehingga saya dari komisi VIII akan mendukung embarkasi berada di Majalengka bukan di Indramayu,\" tegas Maman. Menyikapi hal itu, dirinya akan segera mungkin mengajukan kepada Menteri Agama sehingga Dirjen Haji dan Umrah dapat kembali mempertimbangkan kembali wacana terkait pembangunan embarkasi di Kabupaten Indramayu. \"Bukan soal egosentris wilayah tapi soal keinginan jamaah haji. Mari kita dukung oleh semua agar embarkasi haji ada di Majalengka bukan di Indramayu,\" ucap pengasuh pondok pesantren Al Mizan itu. Maman berjanji, ke depan embarkasi haji akan dilengkapi dengan prototype pesawat dan hotel untuk manasik haji. Sehingga, manasik haji bukan sekadar doa melainkan di dalamnya terdapat pelajaran perjalanan haji. \"Jadi mari kita dukung embarkasi haji ada di Majalengka dan kita dukung tempat yang ada di Indramayu dikembalikan fungsinya sebagai MAN IC dan jadi kota edukasi,\" kata Maman. (ono/ara)
Bupati Siapkan Dua Titik Embarkasi
Sabtu 04-01-2020,06:45 WIB
Editor : Leni Indarti Hasyim
Kategori :