Kinerja PT SMU Disorot, DPRD Majalengka Dukung Mahasiswa Desak Audit dan Reformasi Total
Wakil Ketua Komisi II Gus Hisnu Basyaiban-Dok-Istimewa
RADARMAJALENGKA.COM – Kinerja PT Sindangkasih Multi Usaha (SMU) mendapat sorotan tajam dari legislatif. Wakil Ketua Komisi II Gus Hisnu Basyaiban menegaskan dukungannya terhadap aspirasi mahasiswa yang mendesak audit dan perubahan menyeluruh pada badan usaha milik daerah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan menyusul aksi demonstrasi yang digelar mahasiswa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia di kantor PT SMU dan Pendopo Kabupaten Majalengka, pada pekan lalu, Kamis (16/04/2026). Dalam aksinya, mahasiswa menuntut evaluasi total terhadap kinerja dan struktur manajemen perusahaan.
Aksi Mahasiswa Jadi “Alarm Keras”
Dalam keterangan pers yang diterima Radar, Selasa (28/04/20226) Gus Hisnu menilai aksi tersebut sebagai peringatan serius bagi seluruh pemangku kepentingan. Ia menyatakan DPRD berada di garis yang sama dengan mahasiswa dalam mendorong perubahan.
“Aksi ini adalah alarm keras. Kita tidak bisa membiarkan BUMD berjalan tanpa kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya yang saat ini merupakan Anggota Fraksi PKB.
Menurutnya, keberadaan BUMD harus memberikan manfaat ekonomi, termasuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), bukan justru menjadi beban anggaran.
BACA JUGA:7 Pilihan Tanaman Hias Pembawa Hoki yang Dipercaya Datangkan Keberuntungan di Rumah
Desak Audit dan Perombakan Manajemen
Legislator tersebut menekankan perlunya audit investigatif terhadap seluruh aspek tata kelola PT SMU. Ia juga membuka kemungkinan perombakan total jajaran direksi jika ditemukan ketidakefisienan atau masalah manajerial.
Selain itu, DPRD mengancam akan mengurangi penyertaan modal daerah apabila pihak perusahaan tidak mampu menunjukkan rencana perbaikan yang jelas dan terukur.
DPRD Akan Panggil Direksi PT SMU
Dalam waktu dekat, Komisi II DPRD Majalengka berencana memanggil manajemen PT SMU untuk memberikan penjelasan terkait berbagai persoalan yang disorot publik.
Pertemuan tersebut, kata Gus Hisnu, bukan sekadar formalitas. Ia meminta manajemen untuk menyampaikan data secara transparan dan menjawab tuntutan mahasiswa secara profesional.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
