PCNU Majalengka Peringati Harlah NU ke-103, Tegaskan Komitmen Mengawal Pancasila dan Keutuhan NKRI

PCNU Majalengka Peringati Harlah NU ke-103, Tegaskan Komitmen Mengawal Pancasila dan Keutuhan NKRI

Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Majalengka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 sebagai komitmen menjaga Pancasila dan keutuhan NKRI.-PCNU-radarmajalengka

MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM -  Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Majalengka memperingati Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama ke-103 sebagai momentum refleksi peran strategis NU dalam menjaga keutuhan bangsa dan merawat nilai-nilai kebangsaan.

Kegiatan tersebut digelar Minggu (1/2/2026) pagi di Alun-alun Desa Burujul Wetan, Kecamatan Jatiwangi, dan berlangsung khidmat dengan dihadiri ratusan warga Nahdliyin.

Mengusung tema “Memperkokoh Ideologi Pancasila, Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia”, Harlah NU ke-103 menegaskan posisi NU sebagai kekuatan sosial-keagamaan yang konsisten mengawal nilai-nilai Pancasila, moderasi beragama, serta persatuan nasional di tengah dinamika sosial dan politik kebangsaan.

Sekitar 300 peserta yang terdiri atas pengurus, kader, dan warga NU dari berbagai wilayah di Majalengka hadir dalam kegiatan tersebut.

BACA JUGA:Simulasi Kredit Motor Listrik Yamaha 2026, Mulai dari 1 Jutaan Sudah Bisa Bawa Pulang dengan Design Aerox

Turut hadir Bupati Majalengka Eman Suherman, jajaran pimpinan PCNU Majalengka, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, unsur TNI-Polri, serta perwakilan pemerintah kecamatan dan desa.

Ketua Tanfidziyah PCNU Majalengka K.H. Muhammad Umar menegaskan bahwa peringatan Harlah NU bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan sarana refleksi atas khidmah NU sebagai jam’iyyah diniyyah ijtima’iyyah yang sejak awal berdiri mengabdi untuk agama, bangsa, dan negara.

“NU yang didirikan para ulama muassis, khususnya Hadratussyaikh K.H. Hasyim Asy’ari, hadir untuk menjaga akidah Ahlussunnah wal Jama’ah sekaligus mengawal perjalanan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Menurutnya, selama lebih dari satu abad NU tidak hanya berperan dalam dakwah keagamaan, tetapi juga aktif menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merawat tradisi keislaman Nusantara, serta menghadirkan Islam yang moderat, toleran, dan ramah terhadap kebhinekaan.

BACA JUGA:Investasi PMA dan PMDN Majalengka 2025 Tembus Rp3,36 Triliun, Sinyal Positif Ekonomi Daerah

Ke depan, PCNU Majalengka berkomitmen memperkuat peran organisasi melalui pengembangan pendidikan, dakwah, ekonomi umat, dan pelayanan sosial.

Sementara itu, Bupati Majalengka Eman Suherman mengapresiasi kontribusi NU dalam perjalanan sejarah bangsa. Ia menilai NU selalu berada di garda terdepan dalam menjaga persatuan dan stabilitas nasional.

“NU hadir dalam setiap fase penting perjalanan bangsa, mulai dari perjuangan kemerdekaan hingga mengisi pembangunan dengan nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif,” kata Eman. Ia berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dan NU terus diperkuat demi pembangunan yang berkeadilan dan berkarakter.

Taujihat Rois Syuriah PCNU Majalengka K.H. Anwar Sulaeman menekankan pentingnya menjadikan Harlah NU sebagai momentum penguatan dedikasi dan konsistensi khidmah warga NU terhadap organisasi dan negara. Ia juga mengingatkan pentingnya penguatan ilmu pengetahuan, spiritualitas, serta kemandirian organisasi dalam menjawab tantangan zaman.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: