Ateng Sutisna Tekankan Peran Jurnalisme Warga dalam Akuntabilitas Kinerja DPR RI

Ateng Sutisna Tekankan Peran Jurnalisme Warga dalam Akuntabilitas Kinerja DPR RI

Ateng Sutisna tekankan jurnalisme warga-Dok-Istimewa

RADARMAJALENGKA.COM– Anggota DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dari Daerah Pemilihan Jawa Barat IX, Ateng Sutisna, menegaskan bahwa penguatan komunikasi publik berbasis jurnalisme yang bertanggung jawab merupakan bagian penting dari akuntabilitas anggota DPR kepada masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan Ateng saat membuka kegiatan Evaluasi Tahun Pertama Kinerja Anggota DPR RI Periode 2024–2029 yang digelar di Majalengka. Kegiatan ini dirangkaikan dengan penguatan kapasitas komunikasi publik melalui pemaparan materi jurnalisme warga dan penulisan laporan berbasis kaidah jurnalistik.

Menurut Ateng, penyampaian kerja-kerja representasi dan advokasi kebijakan di daerah pemilihan harus dilakukan secara transparan, faktual, dan mudah dipahami masyarakat.

BACA JUGA:Pinjaman Syariah BSI Non KUR, Bisa untuk Pendanaan Usaha dengan Angsuran dan Cicilan Ringan Tanpa Riba

“Penguatan komunikasi publik harus berpijak pada data, peristiwa, dan kerja nyata. Jurnalisme warga dapat menjadi mitra strategis agar aspirasi masyarakat tersampaikan dengan benar dan kinerja anggota DPR dapat dipahami secara utuh,” ujarnya.Saat dikonfirmasi Selasa (20/1/2026)

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan oleh Yosep Suprayogi, jurnalis senior dengan pengalaman lebih dari tiga dekade di dunia pers. Yosep pernah bergabung dengan Harian Republika sejak awal terbit pada 1993, kemudian menjadi jurnalis Tempo sejak 2001 hingga pensiun pada 2023. Saat ini, ia aktif sebagai pengajar di Tempo Institute serta menjabat Pemimpin Redaksi Betahita.id, media daring yang berfokus pada isu lingkungan hidup.

Dalam pemaparannya, Yosep menekankan pentingnya pemahaman jurnalistik dasar, khususnya penguasaan unsur 5W+1H, sebagai fondasi utama dalam penulisan laporan dan penyampaian informasi publik.

“Jurnalis warga bukan sekadar menulis, tetapi menyusun peristiwa agar dapat dipahami publik. Ketika informasi disampaikan dengan kaidah jurnalistik yang benar, aspirasi masyarakat akan menjadi lebih kuat dan kredibel,” jelas Yosep.

BACA JUGA:Selebgram Cirebon IS Jalani Sidang Dugaan Penipuan Silver Antam 2 Kg di PN Kota Cirebon

Ia menambahkan, jurnalisme warga memiliki peran strategis sebagai jembatan antara peristiwa di lapangan dengan proses pengambilan kebijakan, termasuk dalam kerja-kerja legislatif di daerah. Pendekatan ini juga relevan dalam konteks brand journalism, yakni penggunaan metode jurnalistik untuk membangun reputasi tokoh dan institusi secara etis serta berbasis fakta.

Menanggapi hal tersebut, Ateng menilai materi jurnalisme warga sangat relevan dengan karakteristik Daerah Pemilihan Jawa Barat IX yang memiliki dinamika pembangunan tinggi serta tantangan sosial dan lingkungan yang kompleks.

“Penguatan kapasitas jurnalisme warga sejalan dengan komitmen kami membangun narasi kinerja yang jujur, terukur, dan berbasis kebutuhan konstituen,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti oleh tim internal Ateng Sutisna yang terdiri dari tenaga ahli, staf pendamping, liaison officer daerah pemilihan, serta anggota DPRD Fraksi PKS dari Kabupaten Subang, Majalengka, dan Sumedang yang merupakan aleg tandem pada Pemilu Legislatif 2024.

Materi jurnalisme warga diharapkan menjadi bekal penting dalam memperkuat komunikasi publik, dokumentasi kerja politik, serta pelayanan aspirasi masyarakat ke depan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: