Tiga Ruang Kelas SDN 2 Andir Majalengka Ambruk Usai MBG, DPRD Panggil Dinas Pendidikan

Tiga Ruang Kelas SDN 2 Andir Majalengka Ambruk Usai MBG, DPRD Panggil Dinas Pendidikan

DPRD Majalengka-DOK-Baehaqi

RADARMAJALENGKA.COM-Majalengka – Kejadian mengagetkan terjadi di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Andir, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Tiga ruang kelas di sekolah tersebut ambruk pada Kamis (8/1/2026) pagi, tak lama setelah kegiatan pembagian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SDN 2 Andir, Aswandi, mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Sebelumnya, pada pukul 08.30 WIB, seluruh siswa telah dipulangkan ke rumah masing-masing usai mengikuti kegiatan MBG.

BACA JUGA:Polri Tanggap Bencana, Kapolsek Malausma Cek Retakan Rumah dan Tanah Pasca Hujan Deras

“Setelah pembagian MBG, anak-anak sudah pulang. Sekitar pukul 10.00 WIB terdengar suara keras seperti gebrug. Ternyata atap tiga ruang kelas di bagian utara ambruk,” ujar Aswandi saat ditemui di lokasi kejadian.

Ambruknya bangunan tersebut menyebabkan kerusakan parah pada tiga ruang kelas. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, kejadian tersebut langsung menyita perhatian publik, mengingat bangunan sekolah tersebut diketahui baru selesai direnovasi pada tahun 2021 lalu.

Peristiwa ini turut mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Kabupaten Majalengka, Muh. Fajar Sidik CH. Ia menilai ambruknya ruang kelas SDN 2 Andir menjadi catatan penting bagi Pemerintah Daerah, khususnya terkait kualitas pembangunan fasilitas pendidikan.

“Kita akan panggil Dinas Pendidikan dan pihak ketiga besok di DPRD,” tegas Fajar.

BACA JUGA:BAZNAS Majalengka Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Program Keumatan Berkelanjutan

Fajar yang juga merupakan anggota Komisi IV DPRD Majalengka menjelaskan, pemanggilan tersebut dilakukan sebagai langkah evaluasi terhadap pembangunan sekolah yang dilaksanakan pada tahun 2025 lalu. Hal ini bertujuan untuk memastikan seluruh bangunan sekolah yang telah direalisasikan benar-benar memenuhi standar kualitas dan keamanan.

“Ini penting agar seluruh pembangunan yang sudah berdiri dapat dipastikan kualitasnya dan aman digunakan,” tambah politisi Partai berlambang Ka’bah tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Majalengka, Asep Fajar Aliwardhana, menyampaikan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan penyelidikan bersama instansi terkait untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya bangunan SDN 2 Andir.

“Hasil peninjauan lokasi akan segera kami laporkan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan perbaikan bangunan SDN 2 Andir,” jelas Asep.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait