Akademisi Nilai Ada Arah Baru Peta Politik Lokal
: Rektor Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas) Majalengka, Dr Sudibyo Budi Utomo.-Baehaqi-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM — Wacana menguatnya nama Bupati Majalengka, Eman Suherman, sebagai calon Ketua DPC Partai Gerindra Majalengka semakin menjadi perhatian berbagai kalangan.
Sejumlah akademisi menilai, jika terwujud, posisi tersebut berpotensi memberi keuntungan strategis bagi Gerindra dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Rektor Institut Budi Utomo Nasional (Instbunas) Majalengka, Dr Sudibyo Budi Utomo, mengatakan Gerindra membutuhkan figur yang berani, visioner, serta memahami karakter masyarakat dan wilayah.
Menurutnya, Eman memenuhi kriteria tersebut. “Majalengka butuh kader yang berani melangkah demi kebesaran partai. Pak Bupati sangat memahami kebutuhan masyarakat dan kondisi daerah. Itu modal besar untuk meningkatkan eksistensi partai,” kata Sudibyo di kampusnya, Senin (17/11).
BACA JUGA:Operasi Zebra Lodaya, Polres Majalengka Berikan Mangga Gedong Gincu kepada Pengendara Tertib Lalin
Ia menegaskan peluang Eman cukup terbuka karena penunjukan ketua DPC sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
Pengalaman Eman sebagai kepala daerah, kata Sudibyo, menjadi nilai tambah signifikan.
“Namanya juga Bupati. Sudut-sudut Majalengka beliau kuasai, tahu apa yang dibutuhkan rakyat. Jika itu dikelola dalam kepemimpinan partai, bisa menjadi kekuatan besar,” ujarnya.
Sudibyo menilai Gerindra Majalengka membutuhkan pemimpin yang mampu menggerakkan kader hingga tingkat bawah.
Penguatan struktur akar rumput, menurutnya, akan menentukan peningkatan suara pada pemilu mendatang.
“Tinggal nanti kalau sudah jadi ketua, bagaimana menggerakkan pundi-pundi kader di lapangan untuk membesarkan partai,” katanya.
BACA JUGA:Antisipasi DBD, Masyarakat Panjalin Kidul Gelar Bersih-bersih Lingkungan
Selain mendorong Eman memimpin DPC, Sudibyo juga mengusulkan agar Ketua DPC Gerindra saat ini, Jefry Romdonny, yang telah dua periode menjadi anggota DPR RI, diangkat ke struktur kepengurusan pusat.
“Kalau saya menyarankan, Pak Jefry bagusnya masuk pengurus pusat. Pengalamannya dua periode di DPR bisa memperkuat jaringan nasional,” ucapnya.
Menurutnya, komposisi tersebut akan menciptakan sinergi kuat antara pusat, provinsi, dan kabupaten.
Tata kelola organisasi partai dinilai akan lebih efektif bila rantai koordinasi berjalan solid.
“Kalau pusat ada, provinsi ada, kabupaten ada, itu mantap. Jaringannya akan berjalan. Gerindra bisa lebih efektif dalam menentukan program politik,” ujar Sudibyo.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
