Program MBG di Majalengka Sementara Fokus ke Ibu Hamil dan Menyusui
Selama masa libur sekolah, program MBG difokuskan untuk menyasar ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.-Almuaras-radarmajalengka
MAJALENGKA, RADARMAJALENGKA.COM – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Majalengka untuk sementara dihentikan bagi para siswa selama masa libur sekolah. Saat ini, program MBG difokuskan untuk menyasar ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita.
Lurah Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka, Roswati SIP MSi menyampaikan bahwa pada Kamis (10/7), distribusi MBG diberikan kepada sejumlah warga di Kelurahan Majalengka Kulon. Menurut Lurah Roswati, sebanyak 80 ibu hamil dan ibu menyusui serta 240 balita menerima bantuan makanan bergizi tersebut.
“Pemberian MBG untuk ibu hamil dan ibu menyusui dilakukan setiap hari, dan pendistribusiannya dilakukan setiap bulan di kantor kelurahan,” ujar Roswati, yang didampingi oleh anggota Babinsa, Hartoyo.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Majalengka, Dr H Moch Umar Maruf MSi melalui Penanggung Jawab Program MBG di Disdik, H Joko Setiyono Kom menyampaikan bahwa penyaluran MBG kepada siswa PAUD hingga SMA sederajat dihentikan sementara selama libur sekolah.
BACA JUGA:Penerimaan Siswa Baru di Majalengka: Pendidikan Berkualitas dengan Pembatasan Kapasitas Kelas
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil diskusi dan pemungutan suara dengan pihak sekolah terkait kesiapan penerima manfaat menerima paket MBG selama libur.
“Selama masa libur, program MBG tetap berjalan, namun sasarannya difokuskan kepada B3: bumil, busui, dan balita. Untuk siswa, program akan dilanjutkan kembali pada tahun ajaran baru, yaitu tanggal 14 Juli 2025 (jika tidak ada perubahan),” jelas Joko.
Joko juga menambahkan, terdapat 27 sekolah penerima manfaat MBG yang dikirim oleh SPPG Yayasan Kusuma Raga Utama (Tiga Dara), dan jumlah tersebut belum mengalami perubahan.
Adapun sekolah-sekolah penerima program MBG di antaranya: PAUD Kober Mitra Asih Majalengka Kulon, RA As Sakinah, SDN Majalengka Kulon I-2, 3, dan V, SMPN 3 Majalengka, SMPN 1 Majalengka, SLB-B YPLB Majalengka, SLB-C YPLB Majalengka, serta SMK Wahana Bakti Majalengka.
“Jumlah penerima MBG masih tetap, belum ada penambahan, sebanyak 27 sekolah yang disuplai oleh SPPG Tiga Dara,” pungkas Joko saat diwawancarai Radar. (ara)
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
