Dana Hibah Rp1 Miliar untuk KONI Aman

Dana Hibah Rp1 Miliar untuk KONI Aman

MAJALENGKA - Keresahan pengcab olahraga anggota KONI Kabupaten Majalengka terkait dana hibah untuk biaya penyelenggaraan BK Porprov/Porda yang  rumornya terkena refocusing akhirnya terjawab pada audiensi dengan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora)  Kabupaten Majalengka di Sekretariat KONI Kabupaten Majalengka, Senin (31/5).

“Dana hibah untuk KONI sebesar Rp1 miliar  masih ada,  tidak benar kalau anggaran tersebut  berkurang menjadi Rp500 juta,” tandas Kepala Dispora, Yusanto Wibowo SPMP.

Ia berharap dana hibah tersebut bisa segera cair pada anggaran parsial, atau paling tidak di perubahan APBD. Ia juga  berharap  agar KONI bisa membuat dan mengajukan proposal  untuk  kebutuhan anggaran  sebagai bahan pertimbangan untuk  alokasi anggaran sesuai kebutuhan.

Sementara itu, Ketua KONI Kabupaten  Majalengka,  Bakti Anugrah KONI mengaku bersama pengurus Pengcab terus berikhtiar  untuk kemajuan olahraga di Kabupaten Majalengka. “Kami mengucapkan terima kasih  kepada para  pejuang olahraga yang terus berjuang  tanpa lelah demi kemajuan olahraga di Kabupaten Majalengka,” kata Bakti diiyakan Sekretaris Umum  KONI, Drs H Abudin MPd.

Abudin menambahkan, BK Porprov/Porda merupakan agenda 4 tahunan yang  dijadwalkan pada tahun 2022  di  Kabupaten Ciamis, Bandung Barat dan Kabupaten Subang.  Sementara, Kabupaten Majalengka megajukan kawasan paralayang di Gunung Panten Majalengka untuk dijadikan venue pada ajang porprov nanti.

“Dana untuk KONI di Kabupaten Majalengka masih di bawah Kabupaten Kuningan dan Cirebon,” ujarnya  diiyakan Wakil Ketua 1 KONI yang  juga Kepala Inspektorat Kabupaten Majalengka, Drs H Abdul Gani, MSi.

Perwakilan pengcab, Ketua PGSI Kabupaten  Majalengka,  Ridwan  Effendi SPd menyatakan bersyukur bahwa  dana  hibah untuk KONI sebesar Rp 1 miliar  aman  dan bisa digunakan untuk pelaksanaan BK Porprov/ Porda. Ridwan berharap meskipun aturan pencairan untuk anggaran dana hibah ini pada perubahan APBD, tapi pihak Dispora bisa mengupayakan pencairan lebih awal  pada  anggaran murni. “Tidak setelah perubahan APBD, sehingga dananya bisa digunakan untuk BK Porda/Porprov. Kami akan terus berjuang dan mengawal Dispora agar dana hibah bisa  segera dicairkan pada anggaran murni,” ujarnya.(ara)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: