Sehari, 20 Pasien Covid-19 Sembuh, Kepala Dinas Kesehatan: Ini Pertanda Baik

MAJALENGKA - Memasuki hari pertama penerapan perpanjangan PSBB Proporsional tahap II di Majalengka, sebanyak 20 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 sembuh. Dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Kabupaten Majalengka, Selasa (26/1) hingga update pukul 16.54 WIB ada kenaikan angka kesembuhan.
Juru bicara Satuan Tugas Satgas Penanganan Covid-19 kabupaten Majalengka H Alimudin SSos MM MMKes mengatakan, pihaknya bersyukur adanya pasien sembuh dengan jumlahnya cukup banyak. Padahal, beberapa hari terakhir lalu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 masih terus terjadi.
\"Hari ini (kemarin, red) ada banyak yang sembuh. Jumlahnya mencapai 20 orang. Ini pertanda baik. Saat ini jumlah pasien sembuh secara keseluruhan berjumlah 1.106 yang mana pada hari sebelumnya 1.086 kasus,\" papar Alimudin, Selasa (26/1).
Pria yang juga Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Majalengka ini terus mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan di mana pun berada.
Ali menjelaskan, kasus terkonfirmasi pada hari Senin tercatat sebanyak 1.398 kasus. Pada hari Selasa, bertambah menjadi 1.410 kasus. Sementara, pasien meninggal berjumlah 138 orang. Pasien aktif kini berjumlah 176 orang, yang mana hari sebelumnya total 177 orang.
\"Kecamatan Majalengka kini menjadi daerah dengan jumlah kasus cukup banyak, ada 31 pasien aktif dari 183 secara keseluruhan sejak awal pandemi,\" bebernya.
Ali menambahkan, kasus suspek dari 1.390 menjadi 1.393 orang sejak sehari terakhir ini. Dengan rincian 101 orang tengah isolasi, 1.292 orang selesai isolasi dan meninggal dunia menjadi 26 orang. Sementara, kontak erat sudah mencapai 5.367 orang, dengan rinciannya 792 karantina, dan 4.575 discarded. Sedangkan pasien probable turun dari 65 orang menjadi 64. (ono)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: