Sambut Harjad Ligung Lor, Tanam Pohon di Bendungan

<strong>Sambut Harjad Ligung Lor, Tanam Pohon di Bendungan</strong>

MAJALENGKA - Menyambut hari jadi (harjad) ke-40 Desa Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka yang jatuh pada 15 April, Karang Taruna Mekar Remaja menggandeng sejumlah elemen untuk melakukan penanaman pohon di sekitar Bendungan Puteran, Desa Ligung Lor, Minggu (27/3).

Ketua Karang Taruna Mekar Remaja Desa Ligung Lor, Sukria mengungkapkan, pihaknya menanam pohon jenis Palem dan Ketapang Kencana di sekitar Bendungan Puteran tersebut.

Selain mendukung program pemerintah di bidang penghijauan, sekaligus juga memperindah kawasan bendungan yang rencananya akan diusulkan menjadi tempat wisata lokal atau cagar budaya.

\"Kami menggandeng tokoh masyarakat di desa Ligung Lor untuk bersama-sama membuat alam kembali hijau. Apalagi tokoh masyarakat kami juga memiliki akses terhadap pemerintah daerah agar usulan anak-anak muda bisa diperhatikan langsung,\" ungkapnya.

Ia mengatakan kehadiran tokoh masyarakat yang juga pemangku kebijakan ini tentu membuat semangat anak-anak muda yang tergabung dalam karang taruna, agar terus berkreasi dan berkontribusi positif demi kemajuan Desa Ligung Lor.

Selain kegiatan penanaman pohon, rangkaian Harjad ke-40 Desa Ligung Lor ini pihaknya juga menggelar seperti Kewirausahaan, ngoreh sejarah Desa Ligung Lor dan Bendungan Puteran, diskusi kepemudaan, penyampaian aspirasi pemuda kepada pemdes, pentas seni dan puncaknya penanaman pohon.

\"Alhamdulillah kegiatan berjalan lancar, semua ini berkat dukungan berbagai pihak,\" kata Dapong sapaan akrabnya.

Dikatakan, sejatinya hari jadi Ligung Lor 15 April mendatang, tetapi bulan depan sudah memasuki Ramadan. Sehingga kegiatannya dimajukan yang dipusatkan di sekitar Bendungan Puteran sambil mengadakan kemping anak-anak karang taruna sejak Sabtu-Minggu (26-27/3).

Tokoh masyarakat Desa Ligung Lor, Hj Roppedah SPd MM mengapresiasi rangkaian kegiatan menyambut Hari Jadi ke-40 Desa Ligung Lor yang jatuh pada 15 April mendatang.

Dia bangga kepada para pemuda setempat yang tergabung di Karang Taruna Mekar Remaja melakukan kegiatan positif ini.

Penanaman pohon di Bendungan Puteran yang dibuat pada tahun 1890 silam saat masih penjajahan Belanda itu sangat bermanfaat untuk kedepan karena mendukung program penghijauan.

Menurutnya, budaya menanam pohon harus terus ditingkatkan oleh semua kalangan, pegiat lingkungan dan seluruh masyarakat tak terkecuali seperti para pemuda ini.

Ia mengungkapkan, musim hujan seperti sekarang ini dinilai tepat melakukan kegiatan penanaman pohon. Perubahan iklim sedang terjadi di Bumi ini, khususnya krisis Oksigen (O2). Akibatnya sering di rasakan udara panas ketika musim kemarau, banjir pun terjadi ketika musim penghujan.

\"Hal tersebut tidak lain karena pohon sebagai penyangga sudah berkurang populasinya. Sehingga kegiatan ini harus terus digelorakan bagi generasi penerus seperti anak-anak muda karang Taruna,\" tambah kepala Dinas PKPP Kabupaten Majalengka ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: