Training of Trainer PANI Majalengka Berlangsung Lancar
MAJALENGKA - Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda (Asda I) Majalengka H Rd Moch Umar Ma’ruf MSi membuka Training of Trainer (ToT) Pegiat Anti Narkoba Indonesia (PANI) Kabupaten Majalengka, di Aula Hikmah Kementerian Agama (Kemenag) Majalengka, Sabtu (12/2).
Dia yang mewakili bupati dan wakil bupati mengapresiasi positif kegiatan ToT yang diselenggarakan PANI Kabupaten Majalengka.
Umar menyebutkan peredaran narkoba di tanah air sangat mengkhawatirkan. Transaksi narkoba mencapai Rp50 triliun.
Menurut Umar, di Kabupaten Majalengka belum ada Badan Narkotika Nasional (BNN) dan masih menginduk ke BNN Kabupaten Kuningan. Dia berterima kasih kepada PANI yang menyelenggarakan ToT dan berharap bisa bersinergi dengan Pemkab Majalengka untuk melakukan pencegahan penyalahgunaan narkoba.
SEMANGAT: Panitia pelaksana ToT PAni Kabupaten Majalengka dan peserta foto bersama usai kegiatan.
Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PANI Drs Dedi Ginanjar menyatakan, PANI sebagai mitra BNN berdiri tahun 2016 lahir di Cianjur. Kominten melakukan upaya preventif untuk pencegahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia.
Menurut Dedi ke depan PANI tidak hanya melakukan upaya preventif dengan melakukan penyuluhan, tapi juga rehabilitasi pecandu narkoba. “Musuh terbesar bangsa ini yakni, korupsi, terorisme dan narkoba. Mari kita selamatkan bangsa ini dari penyalahgunaan narkoba,” tandasnya.
Ketua DPD PANI Kabupaten Majalengka Dr H Oman Surahman MM menyebutkan, kepengurusan PANI di Kabupaten Majalengka berdiri dan dilantik pada September 2018 di Gedung Organda Majalengka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
