HUT Ke-13, BPR Majalengka Makin Maju

HUT Ke-13, BPR Majalengka Makin Maju

MAJALENGKA - Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Bank Perkreditan Rakyat (BPR)  Majalengka pada  Jumat, 2 Juli 2021 merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-13 dengan sederhana  dan berlangsung secara daring melalui zoom  meeting.

Direktur Utama Perumda BPR Majalengka Ir H Rudi  Kurniawan MM menyatakan pada moomentum HUT ke-13 Perumda BPR Majalengka akan melakukan terobosan baru me-launching pelayanan BPR  secara digital.

Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Majalengka, Gun Gun Mochamad Dharmadi SH MH menyampaikan ucapan selamat HUT ke-13 BPR Majalengka. “Semoga  makin sukses dan maju. Pelayanannya lebih prima sehingga BPR Majalengka semakin diminati oleh masyarakat Majalengka,” harapnya.

Senada, Kepala Bagian Ekonomi dan pembangunan Setda Majalengka, Irfan Nur Alam SH MH  menyampaikan ucapan selamat kepada BPR Majalengka secara virtual. Ia berharap  dengan bertambahnya usia BPR Majalengka lebih  profesional,  berdaya saing dan  utamanya  dapat  meningkatkan pelayanan kepada nasabah dan masyarakat. “ Selamat HUT ke 13,  sukses selalu BPR Majalengka,” ujarnya.

Terpisah, seorang nasabah BPR Majalengka, Retno Wulandari mengatakan dirinya menjadi nasabah sejak  tahun 2014. Diakui guru SMK Pariwisata PGRI Majalengka ini, selain keuntungan yang didapat lebih tinggi juga keramahtamahan para pegawainya yang berkesan.

Nasabah lainnya yang juga Sales Eksekutif Fitra Hotel, Dimas Awangga Putra mengatakan mejadi  nasabah BPR Majalengka di cabang Jatitujuh.  “Kami memilih menjadi nasabah BPR Majalengka karena suku bunganya yang tinggi, semoga di HUT ke-13 BPR Majalengka, semakin maju  dan sukses,”  ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Utama BPR Majalengka, Ir H  Rudi Kurniawan, MM mengungkapkan, pada era saat ini teknologi sudah lebih canggih. Sehingga BPR Majalengka  harus  mengikuti  perkembangan teknologi dengan melakukan  pelayanan digital,  dari semula pelayanan hanya dilakukan secara  manual.

Dibeberkan Rudi, BPR Majalengka pada tahun 2021 ini    bakal  melakukan terobosan  dengan teknologi  pelayanan  digitalisasi.  Pertama, akan di-launching  layanan virtual account. Para nasabah BPR Majalengka  tidak perlu  capai-capai datang ke kantor  untuk menyimpan  atau mentransfer uang, tapi cukup  dengan teknologi  dan kode tertentu  uang akan terkirim ke BPR Majalengka dalam hitungan detik. Bahkan, ke depan  deposito bisa dilakukan secara online.

Sebagai bentuk kontribusi dan ikut mengembangkan pemasaran produk Usaha Mikro  Kecil Menengah (UMKM), BPR Majalengka membuat layanan pemasaran secara online sepertihalnya Tokopedia atau Bukalapak dan lainnya.

“Kami akan buka   layanan pemasaran secara online ala BPR Majalengka dengan  nama Lapak Kita untuk membantu mempromosikan dan memasarkan produk UMKM dari warga Majalengka. Para pelaku UMKM  tinggal daftar ke admin secara  gratis ke  BPR Majalengka, dan kami akan ikut mempromosikan  produknya   secara online    agar usahanya semakin berkembang dan maju,” paparnya, kemarin (1/7).

Ditambahkan Rudi, pihaknya juga akan me-launching  pengajuan pemberian kredit dilakukan   secara online. Tapi proses pencairan tetap dilakukan secara langsung. Bahkan, ke depan  BPR Majalengka akan memfasilitasi kalangan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk  mendapatkan layanan kepemilikan rumah bersubsidi, atau  memiliki  kapling tanah untuk yang nantinya bisa juga jadi agunan ke BPR Majalengka. Apalagi BPR Majalengka  merupakan lembaga keuangan yang peduli terhadap pengusaha dan industri kecil, seperti industri genting, batu bata dan aneka kerajinan lainnya.

Diungkapkan Rudi, BPR Majalengka memberikan bunga simpanan yang lebih tinggi dari lembaga keuangan lain, karena BPR Majalengka  memiliki  LPS  tinggi.

BPR Majalengka memiliki 150 karyawan yang notabene seluruhnya warga Kabupaten Majalengka. BPR Majalengka memiliki  9 kantor cabang, 7 kantor kas  dan  19 kantor pelayanan  yang tersebar di 16 kecamatan dari 26 kecamatan di Kabupaten Majalengka.

Tahun ini akan membuka 5 kantor cabang  di antaranya di Talaga, Sindangwangi dan Dawuan. “Kami ingin mewujudkan BPR Majalengka  menjadi BPR  Urang Majalengka, karena memang dikelola dan diperuntukan oleh urang Majalengka, ” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: