Puluhan Nakes Gagal Divaksin

Puluhan Nakes Gagal Divaksin

MAJALENGKA - Pelaksanaan vaksinasi serentak yang dilakukan di 32 puskesmas se-Kabupaten Majalengka belum seluruhnya rampung. Pasalnya ada tenaga kesehatan (nakes) di setiap puskesmas belum memenuhi syarat. Seperti yang tengah digelar di Puskesmas Leuwimunding. Sejak Kamis-Jumat (4-5/2) dari 40 lebih yang melakukan registrasi hingga proses skrining, hanya setengahnya yang dapat diberikan vaksin Sinovac.

Kepala Puskesmas Leuwimunding Hj Kartisem SKM MKM mengatakan, beberapa nakes belum lolos karena kondisi kesehatan. Seperti tensi darah yang tinggi sehingga tidak masuk skrining.

\"Registrasi pendaftaran hari ini (kemarin, red) berjumlah 47 orang. Namun yang lolos memenuhi syarat divaksin hanya 23 orang,\" kata Kartisem, kemarin.

Dijelaskan, jumlah tersebut pada Jumat (5/2) yang merupakan hari kedua pelaksanaan vaksinasi. Sementara pada hari pertama Kamis (4/2) hanya satu orang saja. Sehingga jumlah pegawai puskesmas yang sudah divaksin total mencapai 24 orang. Dari Kamis (4/2) satu orang dan Jumat (5/2) 23 orang.

Kegiatan ini kembali akan dilakukan Sabtu ini karena beberapa pegawai juga masuk tahapan skrining. \"Mudah mudahan kita (nakes, red) di Puskesmas Leuwimunding seluruhnya mendapatkan vaksin, kecuali yang sudah masuk usia. Karena ini prosedur, sebelum divaksin harus melalui tahapan skrining,\" katanya.

Salah seorang pegawai puskesmas, Tata Suparta menuturkan, beberapa pegawai yang mengalami tensi tinggi itu kemungkinan karena stres. Apalagi ini merupakan baru pertama kalinya vaksin virus Corona ada di wilayah Indonesia.

\"Jadi kemungkinan pada stres. Waktu hari pertama saja hanya lolos seleksi satu orang. Wajar dan manusiawi karena ini pertama kalinya divaksin virus Corona,\" tuturnya. (ono)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: