Ambil Sampel DNA Keluarga ABK

Ambil Sampel DNA Keluarga ABK

MAJALENGKA - Serikat Pekerja Perikanan Indonesia (SPPI) dan PT Palomas Sejati datang menemui keluarga korban pasca seorang Anak Buah Kapal (ABK) asal Blok Cibasale, RT 01 RW 12, Kelurahan Majalengka Kulon, Kecamatan Majalengka Kabupaten Majalengka berinisial IHP menjadi korban tenggelamnya kapal di Korea Selatan, Kamis (7/1).

 

Informasi yang dihimpun, ada tiga ABK Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban di kapal penangkap ikan 32 Myongminho.

 

Perwakilan PT Palomas Sejati, Nurhidin mengatakan sebagai lembaga resmi yang memberangkatkan ABK asal Majalengka, pihaknya mengunjungi rumah keluarga ABK sebagai perwakilan dari menteri luar negeri untuk menyampaikan kondisi terkini proses pencarian.

 

BACA JUGA:Biaya Layanan Labkesda Tak Naik Sejak 2009

 

\"Proses pencarian sendiri sudah dilakukan sejak informasi tenggelamnya kapal pada 29 Desember 2020 lalu. Ada sedikitnya 1.000 personel yang diterjunkan oleh Perdana Menteri Korea,\" kata Nurhidin saat ditemui di rumah keluarga ABK asal Majalengka.

 

Sementara, kru di kapal tersebut berisi 7 orang yang mana tiga di antaranya berasal dari Indonesia. Sampai saat ini ketiga ABK asal Indonesia tersebut belum ditemukan. Sambil menunggu kondisi terkini, pihaknya menyambangi rumah korban. \"Pencariannya masih terus dilakukan, kita juga menunggu update resmi dari KBRI,\" ucapnya.

 

Jika nantinya ABK tersebut ditemukan dalam keadaan meninggal, pihaknya berjanji akan mempermudah proses kepulangannya. Pihaknya berharap kliennya tersebut ditemukan dalam keadaan masih hidup.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: