Guru TK Keluhkan Pembelajaran Daring

Guru TK Keluhkan Pembelajaran Daring

MAJALENGKA - Sejumlah tenaga pengajar mengalami kejenuhan menjalani metode pembelajaran daring. Salah satunya guru Taman Kanak-kanak (TK) di Desa Sangiang Kecamatan Banjaran, Ocoh Heryani SPd. Dirinya khawatir jika tidak dilakukan pembelajaran tatap muka karena dampak dengan Covid-19, bisa berpengaruh pada peserta didik.

BACA JUGA:SLB Lanjutkan Pembelajaran Daring

Menurutnya, jika di sekolah peserta didik bisa dipantau sementara jika di luar sekolah tidak Jelas ada yang mengarahkan belajar atau tidak. Dia berharap agar pembelajaran bisa kembali normal seperti biasa, agar peserta didik bisa lebih memahami pelajaran.

“Apalagi di sini ada tempat wisata dan tidak sedikit orang asing yang datang, sehingga mereka lebih memilih bermain di lokasi wisata,” ujarnya.

Ocoh saat ini berjualan kopi dan lotek di jalan Maranggi yang menghubungkan Desa Sangiang dengan Desa Teja, karena dirinya harus memenuhi kebutuhan sehari-hari. Dia menegaskan merasa jenuh tidak mengajar tatap muka dan kegiatan sekolah hanya sebatas mengabsen.

“Saya buka warung mulai jam lima pagi dan tutup jam satu siang, itupun bergantian karena saya harus tetap ke sekolah. Walaupun kondisi tidak menentu, saya selalu mensyukuri dan menikmati apa yang sedang terjadi. Ddiambil hikmahnya saja,” pungkasnya. (iim)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: