Copot Spanduk Provokatif

Copot Spanduk Provokatif

MAJALENGKA - Petugas gabungan dari Satpol PP, kepolisian sektor Majalengka Kota serta Pemerintah Kecamatan Majalengka Kota terjun langsung ke lapangan terkait pemasangan spanduk berkalimat penolakan di Perempatan Pasar Mambo, Kelurahan Majalengka Wetan, Jumat (18/12). Informasi yang dihimpun, Muspika langsung mensterilkan area itu.

 

Penolakan itu diduga berhubungan dengan revitalisasi trotoar di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang biasa berjualan di area tersebut diduga merasa terganggu. Kalimat penolakan itu dituangkan dalam beberapa spanduk dan ditempel sebuah pagar di perempatan. Dalam tulisan banner itu diantaranya \"Pakan Kau Tebang Tanpa Anarkis\", \"#save Mambo\", \"Pemprov Setan Tanah\" hingga tulisan \"Ibu Bersolek, Masyarakat Sengsara\".

 

Salah satu pedagang di area tersebut, Nana (46) mengatakan sejak pukul 09.00 WIB dirinya sudah melihat empat banner yang ditempelkan sejajar itu. Dia mengaku tidak mengetahui, siapa yang melakukan aksi penolakan berbau kalimat provokasi tersebut.

 

\"Pas saya ke sini sudah ada,\" ujar pedagang siomay ini.

 

Pedagang lainnya yang buka dari pukul 06.00 WIB, Nenti (42) mengaku dirinya juga tidak mengetahui siapa yang melakukan hal tersebut. Pasalnya, saat malam hari spanduk itu belum terpampang di salah satu sudut Perempatan Mambo.

 

\"Saya saja yang dari pukul 06.00 WIB sudah di sini memang sudah ada banner itu,\" ucapnya.

 

Sementara itu, petugas gabungan Majalengka mencopot spanduk bernada penolakan tersebut. Pencopotan itu karena dianggap memprovokasi pedagang lainnya yang masih berjualan di area tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: