Peluang Pasar Anyaman Bambu Masih Terbuka

Peluang Pasar Anyaman Bambu Masih Terbuka

MAJALENGKA – Asri Mandiri Kotaku Majalengka menggelar monitoring dan kolaborasi di Desa Nanggerang Kecamatan Leuwimunding. Kegiatan tersebut dilaksanakan di aula Desa Nanggerang dan lokasi Pengrajin anyaman bambu, serta lokasi rumah produksi anyaman bambu Kamis (10/9). Kegiatan tersebut dihadiri Kabid Perekonomian dan Sumberdaya Alam Bappedalitbang Dadang Sandy SSos MSi, Camat Leuwimunding Aay K Nurdiansyah SSos MSi, LPPM Unpad DR Johar Arifin MP, dan seluruh fasilitator Kotaku. Dalam kesempatan tersebut LPPM Unpad menyampaikan bahwa anyaman bambu di Desa Naggerang masih memiliki banyak peluang pasar, contohnya permintaan keranjang tahu Sumedang masih belum bisa tertutupi oleh pengrajin di Sumedang yang kebutuhan per hari bisa mencapai 40.000 keranjang. “Desa Nanggerang juga berpeluang bergabung dalam Forum Bambu Nasional untuk pengembangan dan menjangkau pasar Internasional khususnya Korea,” terang Johar Arifin. Kabid Perekonomian dan Sumberdaya Alam Bappedalitbang Dadang Sandy SSos MSi menambahkan, pemerintah sangat terbantu dengan program Kotaku dan siap menjadi penyambung lidah pemerintah desa dari segi kolaborasi kemitraan Desa Nanggerang. Terutama pembangunan rumah produksi anyaman bambu, Bappedalitbang bisa mengupayakan kemitraan mengenai isi dari rumah produksi berupa alat-alat anyaman bambu dan interior serta pemasaran. Apalagi pemkab Majalengka sering mengikuti dan menyelenggarakan pameran-pameran UMKM. “Pemerintah mendukung penuh usaha-usaha yang dirintis di desa, dan kami akan bantu semaksimal mungkin. Khususnya mengenai pelatihan, pemasaran dan bantuan sarana,” terang Dadang. Sebelumnya Asisten Kota Mandiri Kotaku Kabupaten Majalengka Cecep Ferry Irawan mengatakan, target terpenting Kotaku bukan pembangunan infrastruktur tetapi juga menata pemukiman. Monitoring menurutnya bertujuan untuk mengawal perencanaan dan pelaksanaan. Selain itu menyamakan persepsi agar pemanfaata program dan bantuan lebih kuat dan bermanfaat. “Program Kotaku bisa membantu meningkatkan pembangunan di desa dan kelurahan, salah satunya diwujudkan melalui LKM yang bisa menjadi fasilitator dan kunci keberhasilan program Kotaku,” terangnya. (iim)

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: